9 Cara Tepat Dalam Menggiring 4 Macam Leads Berkualitas Untuk Bisnis Anda

macam leads

9 Cara Tepat Dalam Menggiring 4 Macam Leads Berkualitas Untuk Bisnis Anda

Alin

Last Update: January 04, 2021

Written by : Alin

9 Cara Tepat Dalam Menggiring 4 Macam Leads Berkualitas Untuk Bisnis Anda

cara menggiring leads
Source

Untuk sukses di dunia bisnis Anda tidak hanya saja harus pandai berjualan, namun mesti cerdas dalam menghasilkan leads.

Leads merupakan orang-orang yang tertarik pada produk atau layanan bisnis.

Pentingnya Leads

Lead generation atau leads adalah bagian yang amat penting dalam digital marketing.

  • Leads dipakai agar untuk memudahkan Anda menghubungi calon pelanggan potensial;
  • Leads dapat memudahkan Anda dalam mempraktekkan strategi inbound dan outbound marketing;
  • Leads memungkinkan Anda mengirimkan konten bermanfaat untuk setiap calon pelanggan;
  • Leads memudahkan Anda memetakan demografi calon pelanggan sesuai kebutuhannya;
  • Leads memungkinkan Anda melakukan promosi dan konversi kepada pelanggan yang paling potensial.

Berikut adalah empat macam leads yang perlu Anda ketahui.

  • Marketing Qualified Lead

Marketing Qualified Lead (MQL) adalah orang-orang yang sudah pernah berinteraksi dengan materi promosi yang dibuat.

Misalnya, mereka sudah pernah mengisi kontak di landing page ataupun mengunduh brosur.

Walaupun sudah familiar dengan produk atau layanan Anda, MQL masih belum siap melakukan pembelian produk atau layanan.

Karenanya, MQL justru jadi lead paling potensial untuk di prospek menjadi konsumen.

  • Sales Qualified Lead

Sales Qualified Lead (SQL) adalah orang-orang yang tertarik membeli produk atau layanan.

Tak hanya sekedar bertanya, SQL biasanya memang sudah siap membayar sejumlah uang alias menjadi pelanggan.

SQL umumnya dapat dikenali karena pertanyaan mereka seputar detail info atau spesifikasi produk.

  • Product Qualified Lead

Product Qualified Lead (PQL) adalah orang-orang yang telah merasakan program “coba gratis” atau versi basic dari sebuah produk.

Mereka kemudian tertarik untuk berlangganan produk atau melakukan upgrade produk ke versi premium.

  • Service Qualified Lead

Service Qualified Lead ini hampir sama dengan PQL.

Service Qualified Lead adalah orang-orang yang telah merasakan versi gratis atau fitur terbatas dari sebuah layanan.

Sehingga mereka tertarik untuk membayar lebih agar mendapat fitur premium yang diinginkan.

Setelah tahu apa saja macam-macam lead, semoga Anda bisa menentukan strategi digital marketing yang sesuai.

Leads juga amat berguna untuk memetakan (calon) pelanggan.

Berbekal data sederhana seperti umur, jenis kelamin, dan preferensi tertentu, Anda bisa tahu siapa pelanggan potensial dan apa yang mereka mau.

Nantinya, Anda bisa mendesain produk atau jasa yang menjawab kebutuhan.

Plus, mendesain strategi marketing yang lebih tepat sasaran.

Bagaimana Mendapatkan Leads Berkualitas?

cara menggiring ledas

Salah satu skill sets yang dapat membantu Anda secara signifikan dalam berjualan dan menghasilkan leads berkualitas adalah dengan membuat iklan/Ads.

Google Ads menjadi salah satu “pengiring leads” terbaik yang dapat digunakan.

Sebelum Anda berjualan dan beriklan menggunakan Google Ads, Anda tentu harus mengetahui strategi di balik Google Ads.

Selanjutnya kita akan membahas strategi dan tips jitu beriklan dengan Google Ads yang dapat Anda gunakan sebagai langkah awal.

Penasaran dengan strateginya? Baca selengkapnya di sini.

1. Gunakan Penargetan berdasarkan Lokasi, Demografi, Audiens

Mengapa Google Ads dapat menjadi “pengiring terbaik untuk menghasilkan leads”?

Jawabannya karena Google Ads menyediakan opsi penargetan iklan yang sangat detail.

Setelah Anda menentukan tujuan iklan, Anda dapat menggunakan berbagai macam opsi penargetan seperti location, demography, interest dan behavior.

Opsi penargetan ini berfungsi agar iklan Anda ditampilkan pada pemirsa yang paling potensial untuk menjadi konsumen atau klien Anda.

Disini kita akan menjadikan bisnis properti sebagai contohnya.

Bagaimana menjual properti dengan Google Ads opsi penargetan apa yang terbaik untuk dimanfaatkan?

  • Location Targeting: Target Berdasarkan Lokasi Administratif

Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam melakukan pengaturan Google Ads adalah dengan mengatur lokasi mana iklan Anda akan ditampilkan.

Namun, Anda harus hati-hati dalam menentukan lokasi, karena pengguna yang Anda target dapat saja berpindah tempat sewaktu-waktu.

Oleh karena itu, jangan menargetkan lokasi yang terlalu spesifik seperti menargetkan pengguna yang berada pada radius 10 KM.

Oleh karena itu target lah dengan berdasarkan lokasi administratif seperti Kota dan Provinsi.

Anda dapat membuat kampanye terpisah untuk setiap lokasi yang ditargetkan sehingga ketika Anda membuat kata kunci dan membuat salinan iklan dalam kampanye, kata kunci dan salinan iklan akan berfokus secara khusus pada lokasi itu.

Orang lebih cenderung mengklik iklan jika iklan tersebut menyebutkan lokasi tinggal atau yang mereka minati.

  • Age targeting: Target Berdasarkan Usia Pengguna yang Mungkin akan Membeli Properti

Selain penargetan berdasarkan lokasi, tentunya Anda tidak ingin menampilkan iklan pada pengguna usia sekolah karena mereka tidak akan membeli properti.

Anda ingin menampilkan iklan pada pengguna usia orang yang baru menikah karena mereka memiliki kemungkinan besar untuk membeli properti.

Oleh karena itu targetkan iklan Anda pada pengguna dengan usia 25 tahun ke atas. Dengan menggunakan opsi penargetan ini, iklan Anda akan jauh lebih efektif.

  • Custom Audiences: Lookalike Audiences

Sebagai seorang agen properti, tentu Anda memiliki daftar klien yang telah bekerjasama dengan Anda untuk membeli properti.

Nah, dengan menggunakan fitur Custom Audience Anda dapat mengunggah informasi klien tersebut ke Google.

Hal ini akan membuat Google dapat menemukan pengguna dengan karakteristik yang sama dengan klien tersebut.

Dengan menggunakan opsi penargetan ini, Anda akan menghemat waktu seefisien mungkin, karena iklan Anda akan ditampilkan kepada mereka yang potensial membeli properti.

Tetapi untuk bisa menggunakan custom audience di Indonesia, akun Google Ads harus berumur lebih dari 90 hari dan sudah spend budget 50k dollar.

2. Perhatikan Jadwal Penayangan Iklan

ada Google Ads beberapa iklan yang memiliki kinerja yang baik dari hari Senin hingga hari Jumat, namun kinerjanya menurun pada hari Sabtu dan Minggu.

Di Google Ads juga beberapa iklan yang memiliki kinerja yang baik di siang hari namun turun di malam hari.

Waktu penayangan memiliki peranan yang cukup penting di Google Ads untuk bisnis properti.

Oleh karena itu, ketika Anda mulai menayangkan iklan Google Ads maka Anda juga harus aktif memantau performa dan kinerja Google Ads hingga Anda mengetahui waktu dimana iklan memiliki performa dan kinerja yang paling optimal.

Anda dapat menyesuaikan penayangan iklan berdasarkan kinerja metrik di Google Ads, dan menghemat dana yang harus Anda keluarkan namun memaksimalkan leads yang didapatkan.

Dengan begitu, maka Anda akan lebih efektif dalam membuat iklan Google Ads untuk properti.

3. Perhatikan Perangkat Penayangan Iklan

Hal ini sangat penting untuk Anda perhatikan.

Mungkin beberapa jenis iklan memiliki kinerja yang baik jika ditayangkan pada perangkat mobile phone, namun iklan properti faktanya kurang optimal ditayangkan pada pengguna mobile phone.

Iklan yang menjual produk dengan rentang harga 5 Juta hingga 500 ribu mungkin masih efektif ditayangkan pada pengguna mobile phone karena harga sekian masih masuk ke dalam pembeli impulsif.

Namun, berbeda dengan rumah dan properti yang merupakan keputusan finansial besar sehingga iklan jenis ini biasanya lebih efektif bagi pembeli yang serius.

Bayangkan, Anda akan membuat sebuah keputusan yang besar tentu Anda tidak akan secara impulsif memutuskan membeli begitu melihat iklan.

Anda tentu akan mencari informasi yang lebih dalam mengenai manfaat dan kerugiannya. Kegiatan menggali informasi ini biasanya membutuhkan peralatan seperti desktop atau laptop.

Untuk itu, sangat penting untuk memperhatikan perangkat yang digunakan untuk menayangkan iklan Anda.

4. Rajin Mencari Referensi Google Ads Dari Kompetitor atau Rekan

Internet adalah sebuah platform informasi yang masif.

Untuk dapat melihat berbagai referensi iklan Google Ads, ada banyak tools yang dapat Anda gunakan untuk melacak Google Ads dengan kinerja terbaik.

Tools ini dinamakan competition research tools.

Tools seperti SpyFU, SEMRush, dan tools lainnya dapat Anda gunakan secara gratis.

5.Gunakan Long-Tail Keyword dan Negative Keyword

  • Long-Tail Keyword

Long-tail keyword adalah 3-4 suku kata kunci yang sangat spesifik untuk apapun yang Anda iklankan.

Menurut Casie Gillette, Direktur Pemasaran Online KoMarketing: “50% permintaan pencarian terdiri dari empat kata atau lebih.”

Saat pengguna mengetik kueri penelusuran dengan kata panjang, mereka mencari sesuatu yang spesifik, yang akan memicu atau tidak memicu iklan Anda berdasarkan relevansinya.

Pencarian ini cenderung lebih menghasilkan penjualan daripada pencarian umum.

Semakin spesifik kata kunci, maka semakin sedikit pula kompetisi yang Anda miliki untuk kata kunci tersebut.

Ini juga berarti CPC akan lebih rendah dan peluang untuk mendapatkan peringkat tinggi pada hasil pencarian.

Namun berhati-hatilah dengan seberapa spesifik kata kunci.

Jika terlalu spesifik, kemungkinan akan menerima sangat sedikit tayangan (tampilan).

Kata kunci Anda harus selalu menyertakan lokasi listingan sehingga pengguna yang mencari properti di tempat tertentu akan melihat iklan Anda karena kueri penelusuran pengguna kemungkinan besar berisi lokasi properti yang diinginkan.

Sertakan juga jenis properti dan tema listing karena ini adalah sesuatu yang juga akan dicari pengguna.

  • Negative Keyword

Kata kunci negatif adalah jenis kata kunci yang mencegah iklan Anda dipicu oleh istilah atau frasa penelusuran tertentu yang tidak relevan dengan bisnis dan layanan Anda.

Membuat daftar kata kunci negatif sangat penting untuk memaksimalkan Laba Atas Investasi (ROI) kampanye Google Ads.

Sebagai contoh salah satu kata kunci Anda, “agen properti Bandung” memicu iklan Anda, tetapi istilah penelusuran yang diketik pengguna adalah “cara menjadi agen properti di Bandung”.

Pengguna mungkin mengklik iklan Anda karena mengira itulah yang mereka cari (jika iklan Anda tidak secara jelas menentukan apa yang Anda lakukan dan tawarkan).

Anda pastinya tidak ingin mengumpulkan tayangan (tampilan) dan klik untuk penelusuran yang tidak akan menghasilkan penjualan.

Tambahkan frasa “bagaimana menjadi” pada daftar kata kunci negatif Anda untuk mencegah klik seperti itu di masa mendatang.

Periksa “Istilah Penelusuran Google Ads” sesering mungkin untuk melihat apakah ada istilah penelusuran yang tidak relevan yang perlu ditambahkan ke daftar.

Semakin banyak kata kunci negatif yang Anda temukan dan tambahkan ke daftar, semakin banyak ruang yang Anda miliki untuk menerima klik yang relevan dari calon prospek.

6. Gunakan Copywriting yang deskriptif sekaligus memikat

Copywriting merupakan faktor yang menentukan keputusan klien.

Apalagi jika Anda merupakan seorang penjual properti, pembelian properti adalah keputusan finansial yang besar dari klien Anda.

Oleh karena itu, mengkomunikasikan pesan mengapa klien Anda harus menjatuhkan pilihan pada properti yang sedang Anda jual merupakan faktor yang sangat penting.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mendapatkan kepercayaan klien.

Buatlah Copywriting yang jujur, deskriptif, dan sekaligus memikat.

Bagaimana cara membuat copywriting yang demikian? Pantau terus di web ini. Kami akan bahas tips trik copywriting yang bisa anda gunakan.

7. Menyediakan Lead Magnet Data Prospek

Pengunjung yang datang mungkin saja tidak dapat melakukan transaksi pada saat itu dengan berbagai alasan.

Untuk itu, kita perlu membuat mereka memberikan data kontak agar dapat di-follow up.

Entah berupa email, nomor handphone, atau data lainnya.

Dengan demikian, upaya meningkatkan leads dapat dimanfaatkan secara optimal.

Agar pengunjung bersedia memberikan data, kita perlu memberikan sesuatu sebagai imbalannya.

Sesuatu itu bisa berupa tips-tips dalam bentuk ebook atau video, voucher belanja, atau lainnya.

Dengan demikian, leads yang datang tersebut dengan senang hati akan mendaftar menjadi prospek.

8. Mengalokasikan Budget

Alokasikan budget Anda berdasarkan perangkat apa yang menurut Anda paling banyak digunakan oleh audiens dan lokasi mana yang paling ingin difokuskan.

Sesuaikan budget setelah Anda mendapatkan cukup data untuk mengetahui di mana seharusnya fokus Anda.

Misalnya, mungkin melihat bahwa Anda mendapatkan lebih banyak klik pada iklan dari pengguna desktop daripada pengguna seluler.

Anda harus mendistribusikan lebih banyak anggaran untuk kampanye desktop.

9. Tambahlah Budget Iklan pada Waktu yang Tepat

Sebagai seorang pebisnis, tentu Anda sudah tahu “jadwal” waktu dimana orang-orang paling banyak mencari produk atau jasa anda.

Saat waktu tersebut lah, Anda harus berinvestasi dengan menambah budget iklan agar iklan Anda ditampilkan kepada pemirsa yang lebih luas dan intensif.

Dengan begitu, Anda tidak akan kehilangan kesempatan.

Jadi Anda harus mengatur jadwal dan budget iklan secara bijaksana.

Kesimpulan

Demikianlah beberapa tips dan strategi yang dapat Anda gunakan untuk mulai beriklan dengan Google Ads.

Banyak strategi lainnya yang dapat Anda gunakan, namun dengan strategi di atas, Anda telah memulai dengan baik memanfaatkan Google Ads untuk mengiklankan bisnis Anda.

Selamat menggiring Leads Berkualitas!

 

Menulis Iklan Yang Ampuh Tingkatkan CTR Berdasarkan Keyword

Menulis Iklan Yang Ampuh Tingkatkan CTR Berdasarkan Keyword

Alin

Last Update: January 05, 2021

Written by : Alin

Menulis Iklan Yang Ampuh Tingkatkan CTR Berdasarkan Keyword

tingkatkan ctr
Source Google

Iklan merupakan cara penyampaian informasi yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga, instansi maupun perorangan.

Kali ini kita akan membahas mengenai iklan penawaran yang biasanya bertujuan untuk memasarkan produk maupun jasa kepada masyarakat luas.

Di era digital ini membuat iklan menjadi mudah, salah satunya bisa menggunakan Google Ads sebagai media pemasaran, tetapi untuk menyampaikan pesan dengan sebaik mungkin juga diperlukan keterampilan khusus.

Dengan begitu Anda bisa mendapatkan ROI yang besar, dari awareness, prospek, dan calon pelanggan untuk bisnis Anda.

Strategi periklanan harus persuasif dan unik, dengan mengkomunikasikan dengan jelas ke sasaran Anda, untuk menaikkan rasio klik-tayang (CTR).

Sebuah iklan yang baik tentu akan membantu kesuksesan campaign yang kita jalankan,

oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui informasi produk/jasa kita selengkap-lengkapnya.

dan selain itu agar semakin terbiasa untuk membuat teks iklan yang baik maka diperlukan pengetahuan dan trik dalam menulis iklan.

Mengenal Iklan Penawaran

Iklan penawaran merupakan jenis iklan permintaan.

Berisi ajakan penawaran, berupa barang maupun jasa, yang dilakukan oleh pengiklan kepada target pembaca.

Penawaran bertujuan agar kedua pihak bisa saling menguntungkan.

Termasuk ke dalam iklan niaga, yaitu supaya menarik minat pembaca untuk selanjutnya bisa membeli dan menggunakan barang maupun jasa yang kita iklankan.

3 Tujuan Utama Iklan Penawaran

tingkatkan ctr
Source Google

Awareness

Iklan penawaran bertujuan supaya target audiens mengetahui keberadaan Anda.

Memberitahukan bahwa Anda memiliki produk atau jasa yang dapat memecahkan masalah yang mereka sedang hadapi.

Jika Anda menawarkan produk, layanan, atau nilai yang berbeda kepada pelanggan, iklan penawaran adalah cara tepat untuk menyebarkan informasi dengan cepat dan lebih luas.

Daripada harus menunggu orang menemukan Anda secara kebetulan.

Branding

Kesan positif dan makna terhadap brand Anda adalah unsur utama yang menghasilkan penjualan.

Iklan penawaran bisa memberi Anda kesempatan untuk memberitahu pelanggan potensial tentang produk atau jasa Anda.

Diferensiasi

tingkatkan ctr
Source Google

Untuk sebagian produk dan jasa, iklan penawaran berguna untuk secara langsung membandingkan produk Anda dengan apa yang ditawarkan pesaing Anda dan menunjukkan bagaimana Anda lebih unggul.

Anda bisa cari tahu iklan pesaing terlebih dahulu.

Tapi bukan sekedar hanya meniru pesaing, jika begitu maka Anda hanya akan tersesat dalam pencarian.

Jika Anda mengawasi apa yang sedang dilakukan pesaing, maka Anda dapat memperoleh prospek dan calon pelanggan lebih cepat.

Anda harus menonjol dan ini memerlukan strategi periklanan yang ampuh dan menarik minat.

Anda tidak perlu mengubah iklan Anda menjadi iklan yang menjelek-jelekkan pesaing, tetapi dengan menunjukkan kepada pelanggan perbedaannya dapat menjadi keunggulan untuk Anda.

Apa Saja Yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuat Iklan Penawaran?

tingkatkan ctr
Source Google

Iklan penawaran juga masuk ke dalam kategori iklan promosi.

Pada saat melakukan penawaran, tentu saja Anda akan mempromosikan barang atau jasa yang Anda miliki. Menggunakan kalimat ajakan, atau kalimat dukungan.

Beberapa hal ini perlu diperhatikan sebelum membuat iklan penawaran.

  1. Identitas Perusahaan atau Lembaga yang Mengiklankan
  2. Produk atau Layanan yang ditawarkan
  3. Waktu Penawaran/Pelayanan
  4. Nomor yang Dapat Dihubungi
  5. Alamat Kantor Pemasaran Perusahaan/Lembaga
  6. Syarat dan Ketentuan Khusus

Saatnya Membuat Iklan Penawaran


1. Buat Judul Ajaib

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan judul yang tepat.

Ini berfungsi untuk bisa membuat orang yang membaca tertarik saat membaca pertama kali.

Judul merupakan elemen pertama dari iklan yang akan dilihat pada iklan yang menggunakan Google Ads.

Saat membuat judul, sebaiknya masukkan salah satu keywords.

Hal ini dimaksudkan agar orang-orang langsung tahu jika Anda sedang menawarkan barang yang calon konsumen cari.

Semisalnya Anda merupakan seorang pengusaha apartemen yang ingin mempromosikan apartemen pada orang-orang.

Anda bisa membuat grup iklan apartemen dengan keywords yang spesifik seperti berikut:

  • Apartemen terbaik di (kota tertentu)
  • Apartemen dengan (fasilitas tertentu)
  • Apartemen dekat (lokasi perkantoran)
  • Promo pembelian apartemen (musim tertentu)

Dari gambaran di atas, jika seseorang mencari apartemen yang memiliki fasilitas tertentu dengan lokasi tertentu, maka kemungkinan besar mereka akan lebih tertarik dengan iklan tersebut karena lebih relevan.

 

2. Jangan Gunakan Jargon Industri. Gunakan Angka dan Data untuk Meningkatkan Kredibilitas dan Skor Kualitas Anda.

Pernah lihat iklan seperti “Situs Jual Beli Online No.1” dalam tag industri?

Hindari membuat klaim kosong seperti itu, tidak bagus untuk iklan penawaran Anda.

Sebaliknya, sertakan data dan statistik untuk membuktikan nilai Anda.

Uji iklan Anda, untuk membuatnya persuasif.

Gunakan data yang diperbarui agar tetap terkini di pencarian dan buat strategi iklan yang meyakinkan secara teratur.

3.Sertakan Bukti Sosial Dalam Iklan Anda

Ini merupakan teknik lama untuk mendapatkan kredibilitas dan mempengaruhi pelanggan potensial dalam mengambil tindakan.

Sebuah brand menggunakan testimoni dari influencer, atau opini pelanggan lain sebagai bukti efektivitas produk mereka.

Strategi periklanan yang bagus dalam membangun kepercayaan.

Konsumen lebih cenderung mempercayai konsumen lain, itulah sebabnya banyak orang beralih ke jejaring sosial dan rekan-rekan mereka untuk mendapatkan rekomendasi produk.

4. Komunikasikan Nilai Anda Dengan Jelas (Sambil Mengingat Target Audiens Anda)

Pengguna akan menscroll dengan cepat, maka iklan Anda harus bisa menyampaikan kepada pengguna apa yang dia dapatkan dengan segera untuk akhirnya bisa mereka klik.

Langsung pada intinya dan jangan membingungkan audiens.

5. Ajukan Pertanyaan Untuk Melibatkan Audiens Anda

tingkatkan ctr
Source Google

Membuat pertanyaan adalah sarana yang ampuh untuk menghentikan pengguna sejenak sehingga membuat mereka berpikir.

Melibatkan emosi pelanggan akan membantu mereka menyukai Anda.

Tempatkan diri Anda pada posisi mereka, anda juga dapat mempresentasikan produk Anda sebagai solusi untuk masalah mereka.

6.Ciptakan Urgensi Dalam iklan

tingkatkan ctr
Source Google

Urgensi adalah taktik pemasaran berbasis psikologi klasik yang digunakan untuk memaksa pelanggan Anda mengambil tindakan.

7. Selalu Gunakan Call To Action untuk Penawaran

Sangat penting untuk diperhatikan, saat membuat iklan penawaran yang efektif yaitu dengan membuat call to action (CTA).

Gunakan kata yang bersifat personal dalam penawaran, agar lebih mendekatkan diri dengan calon konsumen.

Saat calon konsumen membaca iklan Anda, mereka merasa terpancing untuk ingin mengetahui hal apa yang perlu mereka lakukan selanjutnya.

Untuk itulah Anda perlu menyisipkan CTA di akhir iklan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah fokus pada manfaat CTA itu sendiri, seperti memberi diskon, produk baru, atau promosi lainnya.

8. Jangan Lupakan Keywords

Source Google

Pemilihan keywords adalah hal penting yang tidak boleh dilupakan, mengingat bagian ini merupakan hal krusial dalam membuat iklan di Google.

Efektif tidaknya sebuah iklan di Google juga dipengaruhi penggunaan keywords ini.

Dalam menggunakan keywords, sebaiknya gunakan yang mudah dan banyak dicari.

Keywords yang memiliki peluang besar untuk di-klik.

Bisa membuatnya dengan memilih kata-kata sederhana namun memiliki tingkat pencarian yang tinggi.

Semisalnya jika Anda ingin menjual produk fashion, Anda bisa gunakan keywords seperti baju, pakaian olahraga, style celana, dan sebagainya.

Semakin singkat dan semakin spesifik, maka akan banyak menguntungkan iklan Anda.

9. Iklan dan Landing Page Harus Relevan

Setelah selesai membuat judul lalu memasang iklan tersebut di Google, maka perlu dipikirkan pula landing page-nya.

Ini bertujuan supaya saat pembaca meng-klik iklan Anda, mereka bisa langsung tertuju pada situs web brand atau produk atau jasa yang sedang Anda tawarkan.

Kita bisa menganalogikannya dengan contoh pengusaha apartemen dalam poin sebelumnya di atas.

Dari gambaran tersebut, Anda sebagai pengusaha apartemen akan mengiklankan apartemen milik Anda. Maka, cantumkan landing page yang menampilkan gambaran tentang apartemen.

Semisalnya saja, foto-foto fasilitas apartemen tersebut seperti tipe apartemen, kolam renang, lobi, gym, akses jalan, hingga layanan lainnya.

Jelaskan pula dengan rinci mengenai apartemen terkait harga beli atau sewanya, jarak dari akses publik, dan fitur lainnya.

Tipe-tipe Iklan Penawaran

Nah sekarang mari kita perhatikan contoh beserta tipe-tipe iklan penawaran.

1. Tipe Iklan Menawarkan Garansi atau Jaminan

Rumah penuh dengan serangga, kecoa, tikus, dan hama lainnya? Mau bikin rumah bebas dari semua itu? Ahad Cleaning siap memberi yang terbaik untuk Anda. Hubungi kami sekarang juga, dan rumah Anda dijamin bersih seperti saat pertama pindah! Hubungi kami di 089898989.

2. Tipe Iklan Menawarkan Fitur atau Fasilitas

Segera miliki hunian di kawasan terbaik Bandung Timur dengan fasilitas & ekosistem terpadu. Temukan tipe rumah yang paling sesuai untuk nikmati hidup Anda #BersamaKeluarga. Booking Sekarang. Fasilitas: Swimming pool, Jogging track.

3. Tipe Iklan Menawarkan Harga Murah

Jasa Pajak dan Pembukuan dengan Harga Terjangkau. Konsultan Profesional dan Terpercaya. Dapatkan Harga Khusus dan Bonusnya! Pajak Perusahaan dan Perorangan. Lengkap dan Murah. Kami Mengurus Semuanya. Support Virtual Office. Free Domisili.

4. Tipe Iklan Menawarkan Diskon atau Potongan Harga

Auto2000 memberikan kemudahan bagi pemilik mobil Toyota untuk melakuka servis berkala pada masa transisi atau new normal. Diskon biaya jasa servis sebesar 25 persen untuk kendaraan >5 tahun atau >100.000 kilometer. Booking service sekarang!

5. Tipe Iklan Menawarkan Bonus atau Hadiah

Beli Sepatu Kesukaan Bisa Dapat Hadiah Mobil Online berkualitas dengan harga murah terbaru 2020 di Tokosedia! Pembayaran mudah, pengiriman cepat & bisa cicil 0%. Cek Penawarannya Sekarang!

6. Tipe Iklan Menawarkan Free Trial atau Gratis

Punya masalah kesehatan atau butuh informasi kesehatan tertentu? Tanya jawab seputar konsultasi kesehatan dengan dokter spesialis penyakit dalam, kulit kelamin dan sebagainya. Chat langsung saja sama dokter umum dan spesialis di Hidoc, kapan saja di mana saja. Anda bisa mendapatkan free konsultasi 15 menit.

7. Tipe Iklan Menawarkan Keunggulan

Anda punya toko online tapi masih bingung buat kirim barang? Jangan khawatir. Jasa Kurir Herkules siap membantu Anda untuk menghilangkan kebingungan Anda. Tetap #dirumahaja, dan serahkan semua pada yang berpengalaman. Jasa Kurir Perkasa, pasti amanah! Hubungi kami 0858585858.

Kesimpulan

Menulis teks iklan dalam iklan penawaran adalah kombinasi antara seni, sains, dan magic.

Saatnya tulis iklan penawaran Anda sendiri setelah membaca artikel diatas, pemilihan kata untuk menyusun kalimat sangatlah penting dalam dunia digital.

Kata-katalah yang dapat menghipnotis pembaca, hingga mereka mau melakukan apa yang Anda inginkan.

 

#MiniArticle Must Read! 17 Jurus Menulis Headline Anti Mainstream! Bagian 2

#MiniArticle:
Must Read! 17 Jurus Menulis Headline Anti Mainstream! Bagian Dua

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 05, 2020

Written by : Alfan

Must Read! 17 Jurus Menulis Headline Anti Mainstream! Bagian Dua

Jurus Menulis Headline
Source

Okeee… sebelum lanjut ke jurus 2, kita bahas lagi jurus 1 dulu yaaa…

Dari jurus relationship yang kemarin (Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!) , hubungannya bisa dikembangkan menjadi banyak hubungan lagi. Sehingga nggak terbatas pada 15 hubungan itu saja…

Misal ditambahkan relationship customer dan produk/jasa anda. Contohnya menjadi:

“Produk revolusioner System Diet Dari Jepang. Dijamin Turun BB 5 Kg dalam sebulan. Tanpa Obat Dan Tahan Lapar”

lanjut…

????? ? – ??????? ???????/?????

Di dimensi ini utamanya ada 3 indra yaitu: visual, audio, dan kinestetik.

Lalu kaitkan dengan emosi dan sensasi yang dirasakan oleh audience kamu, sehingga tercipta headline yang menggugah emosi pembaca.

??????: Memandang, Menatap, Melihat, Mengamati, Memperhatikan, Melotot, Berkedip, Foto Before After, dll

?????: Mendengar, Menyimak, Berdendang, Bersiul, Tertawa Terbahak-bahak, Menggumam, dll

??????????: Berlari, Bergegas, Berjalan, Melonjak, Berdiam Diri, dll

contoh headline:

“Air Mataku Tak Sadar Menetes, Takjub Melihat diriku Yang Setiap Hari Makin Kurus Saja!”
>>> “Air Mata Menetes” dimensi kinestetik. “Melihat” dimensi visual

Suami: “Duh, Istriku makin hari makin langsing Dan Cantik aja… Rahasianya Apa Sih?”
>>> Perkataan suami, dimensi audio.

atau headline epic dari John Caples, yang melejitkan sebuah kursus piano di tahun 1926

“They Laughed When I Sat Down At The Piano, But When I Play…”
>> tertawa bisa dimensi audio dan kinestetik. When I play, dimensi kinestetik.

???? ??????? ???? ???????? ?????? ??????? ??????, ?????, ?????????? ??? ???????? ????? ????…

Semoga bermanfaat!

Salam!

###

Mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini ? lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

? Facebook

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital ???

????? ????? ??? ????? ??????? ??? >>

“Air Mataku Menetes, Takjub Melihat Aku Yang Setiap Hari Makin Kurus Saja!” >>> Hmmm.. mungkin mata mbak kelilipan komodo? ?

Suami: “Duh, Istriku makin hari makin langsing Dan Cantik aja… Rahasianya Apa Sih?” >>> Modus suami yang lagi ada maunya… wkwkwk ?

“They Laughed When I Sat Down At The Piano, But When I Play…” >>> I farted… wkwkwk ?

 

#MiniArticle Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!

#MiniArticle:
Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw
Jalan Mundur
Jakarta-Bogor!

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 05, 2020

Written by : Alfan

Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!

Jago menulis headline
Source

Gak Perlu Belajar Jurus Copywriting Lain Lagi! Paket All in One, 17 Jurus Menulis Headline Anti Katro!

Setelah Belajar 17 Jurus Menulis Headline Ini, Bisnisnya Melejit 200% dalam 1 tahun!

Rahasianya Terbongkar! Hampir Semua Mastah Copywriting Takut Jika Anda Belajar 17 Jurus Headline Ini!

Wow! Judul Iklannya “Ngehe!” 17 Jurus Menulis Headline Yang Nampol Emosi Pembaca!

###
Itu adalah contoh judul headline yang bisa kamu buat, jika kamu belajar 17 jurus menulis headline ini…

okeeee kali ini pembahasannya bakal panjang… dan ilmu ini hampir mencakup seluruh teknik copywriting lain dalam menulis headline…

Karena yang akan kita lakukan adalah memecah dimensi dimensi dalam menulis headline dan mencoba membuat system yang bisa kamu gunakan setiap saat menulis headline (baik headline di iklan, artikel, newsletter, dll)

ini seperti jutaan warna yang bisa dipecah dalam perpaduan RGB saja (Red, Green, Blue)

Nah 17 jurus menulis headline ini adalah seperti RGB tersebut.

Jika kamu menguasai teknik ini, kamu tinggal memadukan jurus mana dengan jurus mana, sehingga bisa tercipta 5 hingga 10 headline yang sangat berbeda dan bisa anda split test langsung ke audience.

Hal ini penting banget jika kamu seorang internet marketer.

Biar kamu gak bikin headline tulisan yang begitu begitu saja, alias ka to the tro…

seringnya ketika kita bikin headline tuk artikel, iklan, newsletter, hasilnya mirip mirip banget… gak unik

kalaupun bisa bikin beda, kita gak bisa bikin dalam jumlah banyak… karena gak ada sistem yang digunakan dalam membuat headline yang unik…

makanya penting banget 17 teknik system menulis headline ini!

setelah lulus belajar dan banyak praktek system ini, menulis headline yg unik gak akan jadi tantangan lagi..

easy peasy lemon squishy… ???

###

Saya akan bahas 17 jurus ini satu persatu, karena satu jurus saja butuh panjang penjelasannya…

skuyyy…

Note: ini bukan asli teknik saya… seperti halnya di banyak teknik marketing… saya hanya meng-cover ulang…

Credit goes to Perry Marshall tuk “Swiss Army Knife Ads”-nya

###

????? ? – ??????? ????????????

Dari satu jurus ini saja kita sudah bisa membuat banyak headline.

Dalam produk atau jasa yg kamu jual, ada hubungan-hubungan…

> customer dan best friend
> customer dan worst enemy
> customer dan hal yang mereka suka
> customer dan hal yang mereka benci
> customer dan kamu sebagai advertiser
> customer dan kamu sebagai penjual
> kamu sebagai penjual dan customer best friend
> kamu sebagai penjual dan customer worst enemy

dst total ada 15 hubungan.. Lihat gambar tuk info lebih jelas..

Jago menulis headline

dari hubungan hubungan ini, masing masing bisa kita buatkan angle headline yang beda…

contoh produk pelangsing:

> customer dan best friend (suami)
“Suami Kamu Bakal Makin Sayang Kamu”
Turunkan Berat Badan 5 Kilo Dalam Satu Bulan Tanpa Obat Dan Nahan Lapar!

> customer dan hal yang mereka benci
“Malu Diejek Gembrot? Baju Lama Sudah Gak Muat Lagi? Ga Pede Didepan Si Dia?”
Turunkan Berat Badan 5 Kilo Dalam Satu Bulan Tanpa Obat Dan Nahan Lapar!

> customer dan kamu sebagai penjual
“Saya Tantang Kamu! Satu Bulan Turun BB 5 kg Untuk Kamu Yang Overweight. Tanpa Obat. Tanpa Lapar”

dan seterusnya!

Faham yaaa??

dari satu jurus ini saja, kita bisa membuat 15 tipe headline yang berbeda!

stay tune tuk 16 jurus lainnya…

Semoga bermanfaat!

Salam!

###

Mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini ? lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

? Facebook

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital ???

 

#MiniArticle Kurang Dari Satu Menit! Ketahui Halaman Dalam Website Yang Bisa Meningkatkan Omset Anda. (Syarat: Harus Pasang Google Analytics)

#MiniArticle:
Kurang Dari Satu Menit! Ketahui Halaman Dalam Website Yang Bisa Meningkatkan Omset Anda (Syarat: Harus Pasang Googe Analytics!)

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 05, 2020

Written by : Alfan

Kurang Dari Satu Menit! Ketahui Halaman Dalam Website Yang Bisa Meningkatkan Omset Anda (Syarat: Harus Pasang Googe Analytics!)

Website meningkatkan omset
Source

Oke kali ini kita akan membahas tentang optimisasi website. Untuk pebisnis yang menggunakan website untuk berjualan, website usaha anda harus terus di optimasi. Tidak bisa tidak…

Dalam menentukan postingan website yang mau kita perbaiki biasanya kita hanya berdasarkan dugaan saja.

Kayaknya artikel A atau produk B atau postingan C yang paling bagus tuk kita update atau optimasi.

Padahal, untuk hasil terbaik kita harus menggunakan data riil dalam menentukan postingan/artikel/produk yang ingin kita perbaiki.

Nah, Google Analytics sudah menyediakan fitur untuk menemukan halaman yang paling potensial dalam website anda yang bisa dioptimasi.

Dua faktor penting dalam menentukan halaman atau postingan website yang ingin kita perbaiki adalah ?????? ????????? dan ????? ???????? (bounce rate).

Kita ingin memperbaiki halaman-halaman yang rasio pantulannya tinggi (berarti orang kurang tertarik atau engage dengan postingan anda, sehingga harus kita perbaiki) namun fokus pada halaman yang mendapat jumlah kunjungan yang banyak (karena kita gak mau menghabiskan waktu di halaman yang sedikit visitornya).

nah sebetulnya Google analytics menyediakan fitur untuk kita dengan cepat menentukan halaman mana saja yang paling potensial untuk kita optimasi.

Sayangnya, di Google analytics fitur ini agak tersembunyi. Buat yang kurang terbiasa, agak lama untuk menemukan fitur ini.

Oleh sebab itu Saya sudah buat tips yang kurang dari 1 menit anda bisa tahu halaman mana yang harus anda di website anda.

Cekidot video tutorialnya.

ini link template G Analytics-nya

Setelah nonton video, next step tinggal mensortir halaman mana yang harus anda perbaiki dahulu…

Semoga bermanfaat!

Salam!

###

Mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini ? lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

? Facebook

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital ???

 

#MiniArticle 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

#MiniArticle:
17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

kesalahan dalam landingpage
Source

1. LP loadingnya lama… LP lemot membuat campaign boncos!

2. Hanya membuat satu LP tuk semua visitor. Gak testing beberapa LP dengan angle berbeda. Buat “Ad Grid” untuk mentarget buyer.

Kapan kapan akan bahas tentang Ad Grid… InsyaAllah

3. Design LP gak berkonsep. Pemilihan warna layout, font, white space dalam LP, dll. Sehingga LP kurang enak dilihat…

Jika LP terkesan amatir, orang susah percaya tuk beli.

4. Seringnya LP dibuat dengan alur dan runtutannya kurang pas… Hal ini tidak ada aturan baku, cuma kita harus bisa melihat dari sudut pandang visitor. Bagaimana urutan terbaik dalam menyajikan penawaran ini, sehingga mereka tertarik dengan penawaran kita.

5. Gak di optimasi untuk mobile. 90% orang skrg browsing menggunakan HP. Buat LP yang enak dibaca di mobile

6. Info disajikan gak to the point. Orang skrg ketika melihat LP, hanya di scan saja… dilihat sekilas saja.. gak dibaca kata per kata… ????? ???????? ???? ???? ???? ?? ???? ??? ?????

Anda mungkin membaca artikel ini juga dengan scanning saja ?

7. Tidak membahas keraguan pembeli. Calon pembeli pasti memiliki keraguan. Bahas keraguan tsb dan kasih solusinya (garansi, free trial, retur, dll)

8. Tidak menggunakan scarcity (keterbatasan). Buat keterbatasan sehingga visitor take action saat ini juga. (penawaran member terbatas, stock terbatas, diskon terbatas, waktu terbatas, dll)

9. Tidak memberikan value yang jauh lebih mahal dari harga yang dijual. Jika jualan kita harganya biasa saja, atau sebanding atau mirip dengan kompetitor, maka akan sedikit orang yg beli. Tidak ada istimewanya… ? ???.

Jika kita berikan bonus bonus exclusive yg terkesan mahal dan mevvah dan banyak, seringkali orang beli ke kita karena bonus bonus tersebut.

Bahkan otak kita membenarkan pembelian tersebut, karena harganya “murah banget”

Cari bonus bonus yang harga produksinya murah, namun terlihat premium dan mahal (seperti ebook, webinar, plugin, video courses, kupon, exclusive group, dll)

10. Funnelnya terlalu singkat. ????? ????????? ????? ????? ?? ?????????? ???????? ????? ????? ????? ???? ???? ???. Orang yg tertarik INGIN beli produk kita ada banyak, namun bukan saat ini (misal karena belum punya uang, belum percaya, belum butuh banget, dll)

Tangkap orang orang tersebut dan olah dalam kolam tertentu. Entah dalam FB group, telegram, WA, email list, dll. Penting banget!

Kolam ini manfaatnya banyak:

a. sarana branding bisnis kita
b. tidak tergantung pada paid ads terus. bisa closing dari kolam yang kita rawat
c. bisa tahu kebutuhan pasar seperti apa via ngobrol dengan followers/subscribers kita.
dst

11. Tidak ada pembeda dengan kompetitor. Lakukan analisis SWOT. Siapa kompetitor kita, dan apa yang bisa kita lakukan secara berbeda. Sekali lagi, yang biasa biasa saja, susah laku di pasaran.

12. Tidak membangun trust sehingga visitor mau beli kepada kita. Bisa via testimoni, portofolio, brand yang kita gunakan, endorse artis atau lembaga, sertifikasi, foto kantor, foto tim, dll.

13. Tidak ada up sell. Kita bisa jual murah di penawaran utama, namun kita ambil labanya di up sell-nya.

??????? ?? ????, ??? ????????? ???? ????? ????? ?????? ?????? ??????? ??? ???? ????? ???? ????.

14. Tidak memikirkan kondisi atau status calon pembeli. Ini terkait dengan tips nomer 10. Kebanyakan imers skrg lsg hard selling. Alurnya iklan > LP > WA > Closing. Sudah…

Padahal orang yg berniat LANGSUNG beli produk kita saat itu juga cuma 3% (atau bahkan bisa jadi lebih kecil) (Data dari Buku The Ultimate Sales Machine, Chet Holmes).

Visitor yang ingin beli namun masih ragu ragu ada 60%… uang besarnya ada di porsi yang 60% ini (bukan yang 3%)…

Pikirkan kondisi atau status orang yg 60% ini dan yakinkan supaya mereka mau beli…

Ada banyak metode funnel terkait status atau kondisi visitor >>> Tofu, mofu, bofu; AIDA, Inbound-nya Hubspot, dll.

15. Button Call To Action tidak kontras warnanya. Saya sering melihat ini di banyak LP. Buatlah tombol CTA yang warnanya kontras. Tombol CTA yang kontras, akan membuat konversi semakin tinggi.

16. Form pengisian yang terlalu banyak. Orang jadi males isi kalau form yang harus di isi ada banyak.

Kecuali mereka yang butuh kita, bisa kita filter orang orang terbaik dengan form yang panjang (misal ketika pasang lowongan kerja).

17. Tidak testing dan double check LP sebelum di iklankan. Kadang ada code yang belum dipasang, gambar yg salah, typo, dll.

?????? ?????? ????? ?? ??????? ?? ????? ???. ???? ???? ???? ??? ?????.

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

Grup Facebook

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

 

#MiniArticle How To: Digital Marketing Di Masa Covid-19

#MiniArticle:
How To: Digital Marketing Di Masa Covid-19

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

How To: Digital Marketing Di Masa Covid-19

Digital Marketing Covid
Source

1. Fokus pada SEO.

Seperti yang kita tahu, hasil SEO biasanya akan didapatkan 3 bulan sampai 6 bulan di masa depan. Maka mulailah SEO dari sekarang, dan panen nanti ketika covid sudah mulai mereda.

SEO relatif low budget dan merupakan pondasi digital marketing yang penting untuk banyak bisnis.

2. Lean Marketing

Karena omset menurun dan budget marketing berkurang, maka sebaiknya kita fokuskan budget marketing kita pada channel atau jurus marketing yang terbukti menghasilkan. ?????? ??????????? ?????? ????????? ???? ????? ????? ????? ????????…

Ini adalah jurus marketing 101 ketika bisnis sedang mengalami krisis, ketika perusahaan omsetnya sedang menurun. Cut costs and increase ROI.

3. Go Big

Berbeda dengan saran nomer dua, kita juga bisa melakukan jurus yang berbeda dengan semua orang. Ketika semua orang mengerem budget marketing, kita bisa malah meningkatkan budget marketing kita.

Tentu ini harus dipikirkan baik baik. Karena ini jurus yang sangat beresiko. Big risk, big rewards.

Belajar dari krisis 2008 >> Seperti yang ditulis oleh John Quelch di Financial Times pada tahun 2008:

“Telah didokumentasikan dengan baik bahwa brand yang meningkatkan budget iklan selama resesi, ketika para pesaing malah mengurangi, maka brand tersebut dapat meningkatkan pangsa pasar dan ROI dengan biaya lebih rendah dibandingkan selama masa ekonomi yang baik.”

4. The New Normal. Pivot and Add Value

Bagi beberapa bisnis, new normal malah menjadi momentum kesempatan. Kira-kira apa yang bisa anda buat/ubah/sesuaikan dengan kondisi new normal ini.

Contohnya beberapa bisnis sudah mengubah layanan mereka > Pizza Hut berjualan dijalan-jalan. Restoran yang membuka take away. Pembelajaran dan pertemuan berubah ke zoom. dll… selalu ada kesempatan baru.

Namun jangan hanya pindah ke online/channel baru saja, tanpa ada nilai tambah berarti.

??????? ???????? ???? ????????? ???? ???????? ??? ????????? ?? ??????? ???? ????.

Contohnya ketika pizza hut pindah ke jalan, mereka memotong harga (4 pcs pizza dgn harga 100rb). Value apa yang bisa anda berikan sehingga mereka mau pindah ke channel baru?

5. Siap siap akuisisi talent yang ada di pasar.

Saya teringat sebuah kisah di buku Jim Collins “Good To Great” dimana perusahaan Hewlett-Packard mengakuisisi banyak talent bagus ketika masa krisis setelah perang dunia ke-2.

Padahal mereka belum tahu mau ditempatkan kemana. ?? ????????? ??????? “????? ???, ???? ????”

Walaupun tips ini bukan ranah digital marketing, ku pikir ini tips ini penting untuk di ingat kembali.

Akan ada banyak talent talent bagus yang tergerus oleh krisis ini. Jika masih ada budget tuk ekspansi, mungkin ini saat yang tepat tuk mulai hiring lagi.

###

Sebagai penutup artikel ini saya ingin mengingatkan diri pribadi bahwa:

a. Krisis ini, seperti krisis krisis sebelumnya, akan berlalu. Kebanyakan bisnis tidak hanya akan melewati krisis ini, namun tumbuh menjadi lebih kuat.

Dan juga seperti krisis krisis sebelumnya, setelah masa krisis ini akan diikuti dengan masa makmur yang berkepanjangan. So get ready… habis gelap terbitlah terang.

b. Dalam masa krisis seperti ini pun bisnis tetap berjalan. Orang masih butuh produk dan jasa. Spend belanja online malah melesat. Shopee, Tokopedia, Lazada, dll masih menjalankan promo promo akhir tahun. Sepeda brompton harga puluhan juta masih laku. Bisnis tanaman hias booming.

Dan kecemasan tidak akan hilang kecuali dengan kita bergerak. Cemas berlebihan tidak menyelesaikan apa-apa…

c. Kita sebagai entrepreneur mempunyai tanggung jawab besar dalam menjalankan roda perekonomian. Terlebih sektor UKM. Kita yang memastikan arus uang berputar. Kita memiliki andil yang paling besar. Melalui produk dan jasa yang kita jual, gaji staff yang kita bayarkan, spend harian kita sendiri.

Selain dokter dan tenaga medis, (dengan tidak mengecilkan andil profesi lain) pebisnis menurut saya yang paling bisa membawa Indonesia paling cepat keluar dari krisis ekonomi. CMIIW…

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

 

#MiniArticle 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

#MiniArticle:
17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

kesalahan dalam landingpage
Source

1. LP loadingnya lama… LP lemot membuat campaign boncos!

2. Hanya membuat satu LP tuk semua visitor. Gak testing beberapa LP dengan angle berbeda. Buat “Ad Grid” untuk mentarget buyer.

Kapan kapan akan bahas tentang Ad Grid… InsyaAllah

3. Design LP gak berkonsep. Pemilihan warna layout, font, white space dalam LP, dll. Sehingga LP kurang enak dilihat…

Jika LP terkesan amatir, orang susah percaya tuk beli.

4. Seringnya LP dibuat dengan alur dan runtutannya kurang pas… Hal ini tidak ada aturan baku, cuma kita harus bisa melihat dari sudut pandang visitor. Bagaimana urutan terbaik dalam menyajikan penawaran ini, sehingga mereka tertarik dengan penawaran kita.

5. Gak di optimasi untuk mobile. 90% orang skrg browsing menggunakan HP. Buat LP yang enak dibaca di mobile

6. Info disajikan gak to the point. Orang skrg ketika melihat LP, hanya di scan saja… dilihat sekilas saja.. gak dibaca kata per kata… ????? ???????? ???? ???? ???? ?? ???? ??? ?????

Anda mungkin membaca artikel ini juga dengan scanning saja ?

7. Tidak membahas keraguan pembeli. Calon pembeli pasti memiliki keraguan. Bahas keraguan tsb dan kasih solusinya (garansi, free trial, retur, dll)

8. Tidak menggunakan scarcity (keterbatasan). Buat keterbatasan sehingga visitor take action saat ini juga. (penawaran member terbatas, stock terbatas, diskon terbatas, waktu terbatas, dll)

9. Tidak memberikan value yang jauh lebih mahal dari harga yang dijual. Jika jualan kita harganya biasa saja, atau sebanding atau mirip dengan kompetitor, maka akan sedikit orang yg beli. Tidak ada istimewanya… ? ???.

Jika kita berikan bonus bonus exclusive yg terkesan mahal dan mevvah dan banyak, seringkali orang beli ke kita karena bonus bonus tersebut.

Bahkan otak kita membenarkan pembelian tersebut, karena harganya “murah banget”

Cari bonus bonus yang harga produksinya murah, namun terlihat premium dan mahal (seperti ebook, webinar, plugin, video courses, kupon, exclusive group, dll)

10. Funnelnya terlalu singkat. ????? ????????? ????? ????? ?? ?????????? ???????? ????? ????? ????? ???? ???? ???. Orang yg tertarik INGIN beli produk kita ada banyak, namun bukan saat ini (misal karena belum punya uang, belum percaya, belum butuh banget, dll)

Tangkap orang orang tersebut dan olah dalam kolam tertentu. Entah dalam FB group, telegram, WA, email list, dll. Penting banget!

Kolam ini manfaatnya banyak:

a. sarana branding bisnis kita
b. tidak tergantung pada paid ads terus. bisa closing dari kolam yang kita rawat
c. bisa tahu kebutuhan pasar seperti apa via ngobrol dengan followers/subscribers kita.
dst

11. Tidak ada pembeda dengan kompetitor. Lakukan analisis SWOT. Siapa kompetitor kita, dan apa yang bisa kita lakukan secara berbeda. Sekali lagi, yang biasa biasa saja, susah laku di pasaran.

12. Tidak membangun trust sehingga visitor mau beli kepada kita. Bisa via testimoni, portofolio, brand yang kita gunakan, endorse artis atau lembaga, sertifikasi, foto kantor, foto tim, dll.

13. Tidak ada up sell. Kita bisa jual murah di penawaran utama, namun kita ambil labanya di up sell-nya.

??????? ?? ????, ??? ????????? ???? ????? ????? ?????? ?????? ??????? ??? ???? ????? ???? ????.

14. Tidak memikirkan kondisi atau status calon pembeli. Ini terkait dengan tips nomer 10. Kebanyakan imers skrg lsg hard selling. Alurnya iklan > LP > WA > Closing. Sudah…

Padahal orang yg berniat LANGSUNG beli produk kita saat itu juga cuma 3% (atau bahkan bisa jadi lebih kecil) (Data dari Buku The Ultimate Sales Machine, Chet Holmes).

Visitor yang ingin beli namun masih ragu ragu ada 60%… uang besarnya ada di porsi yang 60% ini (bukan yang 3%)…

Pikirkan kondisi atau status orang yg 60% ini dan yakinkan supaya mereka mau beli…

Ada banyak metode funnel terkait status atau kondisi visitor >>> Tofu, mofu, bofu; AIDA, Inbound-nya Hubspot, dll.

15. Button Call To Action tidak kontras warnanya. Saya sering melihat ini di banyak LP. Buatlah tombol CTA yang warnanya kontras. Tombol CTA yang kontras, akan membuat konversi semakin tinggi.

16. Form pengisian yang terlalu banyak. Orang jadi males isi kalau form yang harus di isi ada banyak.

Kecuali mereka yang butuh kita, bisa kita filter orang orang terbaik dengan form yang panjang (misal ketika pasang lowongan kerja).

17. Tidak testing dan double check LP sebelum di iklankan. Kadang ada code yang belum dipasang, gambar yg salah, typo, dll.

?????? ?????? ????? ?? ??????? ?? ????? ???. ???? ???? ???? ??? ?????.

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

Grup Facebook

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital