#MiniArticle Must Read! 17 Jurus Menulis Headline Anti Mainstream! Bagian 2

#MiniArticle Must Read! 17 Jurus Menulis Headline Anti Mainstream! Bagian 2

#MiniArticle: Must Read! 17 Jurus Menulis Headline Anti Mainstream! Bagian Dua

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 05, 2020

Written by : Alfan

Must Read! 17 Jurus Menulis Headline Anti Mainstream! Bagian Dua

Jurus Menulis Headline
Source

Okeee… sebelum lanjut ke jurus 2, kita bahas lagi jurus 1 dulu yaaa…

Dari jurus relationship yang kemarin (Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!) , hubungannya bisa dikembangkan menjadi banyak hubungan lagi. Sehingga nggak terbatas pada 15 hubungan itu saja…

Misal ditambahkan relationship customer dan produk/jasa anda. Contohnya menjadi:

“Produk revolusioner System Diet Dari Jepang. Dijamin Turun BB 5 Kg dalam sebulan. Tanpa Obat Dan Tahan Lapar”

lanjut…

𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬 𝟐 – 𝐃𝐢𝐦𝐞𝐧𝐬𝐢 𝐈𝐦𝐚𝐠𝐞𝐫𝐲/𝐕𝐞𝐫𝐛𝐬

Di dimensi ini utamanya ada 3 indra yaitu: visual, audio, dan kinestetik.

Lalu kaitkan dengan emosi dan sensasi yang dirasakan oleh audience kamu, sehingga tercipta headline yang menggugah emosi pembaca.

𝐕𝐢𝐬𝐮𝐚𝐥: Memandang, Menatap, Melihat, Mengamati, Memperhatikan, Melotot, Berkedip, Foto Before After, dll

𝐀𝐮𝐝𝐢𝐨: Mendengar, Menyimak, Berdendang, Bersiul, Tertawa Terbahak-bahak, Menggumam, dll

𝐊𝐢𝐧𝐞𝐬𝐭𝐞𝐭𝐢𝐤: Berlari, Bergegas, Berjalan, Melonjak, Berdiam Diri, dll

contoh headline:

“Air Mataku Tak Sadar Menetes, Takjub Melihat diriku Yang Setiap Hari Makin Kurus Saja!”
>>> “Air Mata Menetes” dimensi kinestetik. “Melihat” dimensi visual

Suami: “Duh, Istriku makin hari makin langsing Dan Cantik aja… Rahasianya Apa Sih?”
>>> Perkataan suami, dimensi audio.

atau headline epic dari John Caples, yang melejitkan sebuah kursus piano di tahun 1926

“They Laughed When I Sat Down At The Piano, But When I Play…”
>> tertawa bisa dimensi audio dan kinestetik. When I play, dimensi kinestetik.

𝐂𝐨𝐛𝐚 𝐋𝐚𝐭𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐡𝐞𝐚𝐝𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐦𝐞𝐧𝐬𝐢 𝐯𝐢𝐬𝐮𝐚𝐥, 𝐚𝐮𝐝𝐢𝐨, 𝐤𝐢𝐧𝐞𝐬𝐭𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐢𝐧𝐢 𝐝𝐢𝐛𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧 𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧 𝐲𝐚𝐚𝐚…

Semoga bermanfaat!

Salam!

###

Mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini 👉 lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

👉 Facebook

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital 🚀🚀🚀

𝐇𝐮𝐦𝐨𝐫 𝐑𝐞𝐜𝐞𝐡 𝐏𝐚𝐬 𝐍𝐮𝐥𝐢𝐬 𝐀𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐢𝐧𝐢 >>

“Air Mataku Menetes, Takjub Melihat Aku Yang Setiap Hari Makin Kurus Saja!” >>> Hmmm.. mungkin mata mbak kelilipan komodo? 🤣

Suami: “Duh, Istriku makin hari makin langsing Dan Cantik aja… Rahasianya Apa Sih?” >>> Modus suami yang lagi ada maunya… wkwkwk 🤣

“They Laughed When I Sat Down At The Piano, But When I Play…” >>> I farted… wkwkwk 🤣

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle Tips Rahasia CTR : 10 Tips Rahasia supaya CTR Google Ads Search Diatas 10%

#MiniArticle Tips Rahasia CTR : 10 Tips Rahasia supaya CTR Google Ads Search Diatas 10%

#MiniArticle: 10 Tips Rahasia Supaya CTR Google Ads Search Diatas 10%

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

Tips Rahasia CTR: 10 Tips Rahasia Supaya CTR Google Ads Search Diatas 10%

tips rahasia ctr
Source

Tips ini akan membuat campaign searchmu melejit!

1. riset persaingan. apa yang bisa kita tawarkan lebih baik dibandingkan kompetitor. tampilkan keunggulan ini di ads kamu.

2. fokus ke buying keywords. buat jadi phrase atau bahkan exact match.

3. hilangkan info atau non related keywords. masukkan ke negative keywords. buat jadi short tail keyword dan buat jadi broad match. pantau terus search terms dan terus tambahkan negative keywords.

4. buat minimal 5 versi iklan. gunakan tipe expanded dan responsive ads. test and test. pause iklan yg jelek, dan buat lagi angle iklan baru.. sekali lagi, test and test

5. jangan gabung google display dan search di satu campaign.. fokus di google search saja. juga jangan centang tuk menampilkan iklan di search partners.. it will only decrease your CTR…

6. Gunakan semua extensi yang tersedia… isi tiap extensi dengan info terbaik dan terkomplit. extensi yang komplit di isi akan membuat iklan kita tampil lebih besar/lebar di hasil pencarian, dan itu pasti bakal meningkatkan CTR

7. dalam membuat iklan gunakan semua character yg tersedia. gunakan full 90 karakter tuk deskripsi, dan full 30 karakter tuk judul. seperti yang saya bilang, iklan akan tampak lebih besar dan CTR pasti akan meningkat.

8. sertakan keyword di judul dan deskripsi iklan. sesuaikan kata kata DAN niat yg ada di benak pencari dengan iklan kita. berikan apa yang mereka inginkan. CTR akan meningkat!

9. Perbaiki landing page anda… jika visitor puas dan mendapatkan apa yg mereka cari, maka quality score akan meningkat. jika quality score anda meningkat, maka rank iklan akan naik. ketika rank naik, CTR juga ikut naik..

10. perbaiki website anda. perbaiki navigasi, buat halaman privacy policy, buat halaman syarat n ketentuan, perbanyak konten di website, dll.. alasannya sama dengan nomer 9..

sebetulnya ada banyak lagi tips tuk meningkatkan CTR supaya konsisten diatas 10%

cuma 10 tips ini kalau dijalankan sudah joss sekali…

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!

#MiniArticle Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!

#MiniArticle: Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 05, 2020

Written by : Alfan

Jago Menulis Headline Dalam Dua Minggu, Atau Gw Jalan Mundur Jakarta-Bogor!

Jago menulis headline
Source

Gak Perlu Belajar Jurus Copywriting Lain Lagi! Paket All in One, 17 Jurus Menulis Headline Anti Katro!

Setelah Belajar 17 Jurus Menulis Headline Ini, Bisnisnya Melejit 200% dalam 1 tahun!

Rahasianya Terbongkar! Hampir Semua Mastah Copywriting Takut Jika Anda Belajar 17 Jurus Headline Ini!

Wow! Judul Iklannya “Ngehe!” 17 Jurus Menulis Headline Yang Nampol Emosi Pembaca!

###
Itu adalah contoh judul headline yang bisa kamu buat, jika kamu belajar 17 jurus menulis headline ini…

okeeee kali ini pembahasannya bakal panjang… dan ilmu ini hampir mencakup seluruh teknik copywriting lain dalam menulis headline…

Karena yang akan kita lakukan adalah memecah dimensi dimensi dalam menulis headline dan mencoba membuat system yang bisa kamu gunakan setiap saat menulis headline (baik headline di iklan, artikel, newsletter, dll)

ini seperti jutaan warna yang bisa dipecah dalam perpaduan RGB saja (Red, Green, Blue)

Nah 17 jurus menulis headline ini adalah seperti RGB tersebut.

Jika kamu menguasai teknik ini, kamu tinggal memadukan jurus mana dengan jurus mana, sehingga bisa tercipta 5 hingga 10 headline yang sangat berbeda dan bisa anda split test langsung ke audience.

Hal ini penting banget jika kamu seorang internet marketer.

Biar kamu gak bikin headline tulisan yang begitu begitu saja, alias ka to the tro…

seringnya ketika kita bikin headline tuk artikel, iklan, newsletter, hasilnya mirip mirip banget… gak unik

kalaupun bisa bikin beda, kita gak bisa bikin dalam jumlah banyak… karena gak ada sistem yang digunakan dalam membuat headline yang unik…

makanya penting banget 17 teknik system menulis headline ini!

setelah lulus belajar dan banyak praktek system ini, menulis headline yg unik gak akan jadi tantangan lagi..

easy peasy lemon squishy… 😁😁😁

###

Saya akan bahas 17 jurus ini satu persatu, karena satu jurus saja butuh panjang penjelasannya…

skuyyy…

Note: ini bukan asli teknik saya… seperti halnya di banyak teknik marketing… saya hanya meng-cover ulang…

Credit goes to Perry Marshall tuk “Swiss Army Knife Ads”-nya

###

𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬 𝟏 – 𝐃𝐢𝐦𝐞𝐧𝐬𝐢 𝐑𝐞𝐥𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧𝐬𝐡𝐢𝐩

Dari satu jurus ini saja kita sudah bisa membuat banyak headline.

Dalam produk atau jasa yg kamu jual, ada hubungan-hubungan…

> customer dan best friend
> customer dan worst enemy
> customer dan hal yang mereka suka
> customer dan hal yang mereka benci
> customer dan kamu sebagai advertiser
> customer dan kamu sebagai penjual
> kamu sebagai penjual dan customer best friend
> kamu sebagai penjual dan customer worst enemy

dst total ada 15 hubungan.. Lihat gambar tuk info lebih jelas..

Jago menulis headline

dari hubungan hubungan ini, masing masing bisa kita buatkan angle headline yang beda…

contoh produk pelangsing:

> customer dan best friend (suami)
“Suami Kamu Bakal Makin Sayang Kamu”
Turunkan Berat Badan 5 Kilo Dalam Satu Bulan Tanpa Obat Dan Nahan Lapar!

> customer dan hal yang mereka benci
“Malu Diejek Gembrot? Baju Lama Sudah Gak Muat Lagi? Ga Pede Didepan Si Dia?”
Turunkan Berat Badan 5 Kilo Dalam Satu Bulan Tanpa Obat Dan Nahan Lapar!

> customer dan kamu sebagai penjual
“Saya Tantang Kamu! Satu Bulan Turun BB 5 kg Untuk Kamu Yang Overweight. Tanpa Obat. Tanpa Lapar”

dan seterusnya!

Faham yaaa??

dari satu jurus ini saja, kita bisa membuat 15 tipe headline yang berbeda!

stay tune tuk 16 jurus lainnya…

Semoga bermanfaat!

Salam!

###

Mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini 👉 lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

👉 Facebook

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital 🚀🚀🚀

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle Kurang Dari Satu Menit! Ketahui Halaman Dalam Website Yang Bisa Meningkatkan Omset Anda. (Syarat: Harus Pasang Google Analytics)

#MiniArticle Kurang Dari Satu Menit! Ketahui Halaman Dalam Website Yang Bisa Meningkatkan Omset Anda. (Syarat: Harus Pasang Google Analytics)

#MiniArticle: Kurang Dari Satu Menit! Ketahui Halaman Dalam Website Yang Bisa Meningkatkan Omset Anda (Syarat: Harus Pasang Googe Analytics!)

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 05, 2020

Written by : Alfan

Kurang Dari Satu Menit! Ketahui Halaman Dalam Website Yang Bisa Meningkatkan Omset Anda (Syarat: Harus Pasang Googe Analytics!)

Website meningkatkan omset
Source

Oke kali ini kita akan membahas tentang optimisasi website. Untuk pebisnis yang menggunakan website untuk berjualan, website usaha anda harus terus di optimasi. Tidak bisa tidak…

Dalam menentukan postingan website yang mau kita perbaiki biasanya kita hanya berdasarkan dugaan saja.

Kayaknya artikel A atau produk B atau postingan C yang paling bagus tuk kita update atau optimasi.

Padahal, untuk hasil terbaik kita harus menggunakan data riil dalam menentukan postingan/artikel/produk yang ingin kita perbaiki.

Nah, Google Analytics sudah menyediakan fitur untuk menemukan halaman yang paling potensial dalam website anda yang bisa dioptimasi.

Dua faktor penting dalam menentukan halaman atau postingan website yang ingin kita perbaiki adalah 𝐣𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 dan 𝐫𝐚𝐬𝐢𝐨 𝐩𝐚𝐧𝐭𝐮𝐥𝐚𝐧 (bounce rate).

Kita ingin memperbaiki halaman-halaman yang rasio pantulannya tinggi (berarti orang kurang tertarik atau engage dengan postingan anda, sehingga harus kita perbaiki) namun fokus pada halaman yang mendapat jumlah kunjungan yang banyak (karena kita gak mau menghabiskan waktu di halaman yang sedikit visitornya).

nah sebetulnya Google analytics menyediakan fitur untuk kita dengan cepat menentukan halaman mana saja yang paling potensial untuk kita optimasi.

Sayangnya, di Google analytics fitur ini agak tersembunyi. Buat yang kurang terbiasa, agak lama untuk menemukan fitur ini.

Oleh sebab itu Saya sudah buat tips yang kurang dari 1 menit anda bisa tahu halaman mana yang harus anda di website anda.

Cekidot video tutorialnya.

ini link template G Analytics-nya 

Setelah nonton video, next step tinggal mensortir halaman mana yang harus anda perbaiki dahulu…

Semoga bermanfaat!

Salam!

###

Mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini 👉 lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

👉 Facebook

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital 🚀🚀🚀

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

#MiniArticle 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

#MiniArticle: 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

 

kesalahan dalam landingpage
Source

 

1. LP loadingnya lama… LP lemot membuat campaign boncos!

2. Hanya membuat satu LP tuk semua visitor. Gak testing beberapa LP dengan angle berbeda. Buat “Ad Grid” untuk mentarget buyer.

Kapan kapan akan bahas tentang Ad Grid… InsyaAllah

3. Design LP gak berkonsep. Pemilihan warna layout, font, white space dalam LP, dll. Sehingga LP kurang enak dilihat…

Jika LP terkesan amatir, orang susah percaya tuk beli.

4. Seringnya LP dibuat dengan alur dan runtutannya kurang pas… Hal ini tidak ada aturan baku, cuma kita harus bisa melihat dari sudut pandang visitor. Bagaimana urutan terbaik dalam menyajikan penawaran ini, sehingga mereka tertarik dengan penawaran kita.

5. Gak di optimasi untuk mobile. 90% orang skrg browsing menggunakan HP. Buat LP yang enak dibaca di mobile

6. Info disajikan gak to the point. Orang skrg ketika melihat LP, hanya di scan saja… dilihat sekilas saja.. gak dibaca kata per kata… 𝐤𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫 𝐤𝐚𝐥𝐢 𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐋𝐏 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐩𝐞𝐫 𝐤𝐚𝐭𝐚?

Anda mungkin membaca artikel ini juga dengan scanning saja 🤣

7. Tidak membahas keraguan pembeli. Calon pembeli pasti memiliki keraguan. Bahas keraguan tsb dan kasih solusinya (garansi, free trial, retur, dll)

8. Tidak menggunakan scarcity (keterbatasan). Buat keterbatasan sehingga visitor take action saat ini juga. (penawaran member terbatas, stock terbatas, diskon terbatas, waktu terbatas, dll)

9. Tidak memberikan value yang jauh lebih mahal dari harga yang dijual. Jika jualan kita harganya biasa saja, atau sebanding atau mirip dengan kompetitor, maka akan sedikit orang yg beli. Tidak ada istimewanya… 𝐁 𝐚𝐣𝐚.

Jika kita berikan bonus bonus exclusive yg terkesan mahal dan mevvah dan banyak, seringkali orang beli ke kita karena bonus bonus tersebut.

Bahkan otak kita membenarkan pembelian tersebut, karena harganya “murah banget”

Cari bonus bonus yang harga produksinya murah, namun terlihat premium dan mahal (seperti ebook, webinar, plugin, video courses, kupon, exclusive group, dll)

10. Funnelnya terlalu singkat. 𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐠 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐭𝐮𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐭𝐚𝐫𝐢𝐤 𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧 𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐛𝐞𝐥𝐢 𝐬𝐚𝐚𝐭 𝐢𝐧𝐢. Orang yg tertarik INGIN beli produk kita ada banyak, namun bukan saat ini (misal karena belum punya uang, belum percaya, belum butuh banget, dll)

Tangkap orang orang tersebut dan olah dalam kolam tertentu. Entah dalam FB group, telegram, WA, email list, dll. Penting banget!

Kolam ini manfaatnya banyak:

a. sarana branding bisnis kita
b. tidak tergantung pada paid ads terus. bisa closing dari kolam yang kita rawat
c. bisa tahu kebutuhan pasar seperti apa via ngobrol dengan followers/subscribers kita.
dst

11. Tidak ada pembeda dengan kompetitor. Lakukan analisis SWOT. Siapa kompetitor kita, dan apa yang bisa kita lakukan secara berbeda. Sekali lagi, yang biasa biasa saja, susah laku di pasaran.

12. Tidak membangun trust sehingga visitor mau beli kepada kita. Bisa via testimoni, portofolio, brand yang kita gunakan, endorse artis atau lembaga, sertifikasi, foto kantor, foto tim, dll.

13. Tidak ada up sell. Kita bisa jual murah di penawaran utama, namun kita ambil labanya di up sell-nya.

𝐁𝐮𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡 𝐮𝐩 𝐬𝐞𝐥𝐥, 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐦𝐛𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐥𝐚𝐛𝐚 𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐛𝐞𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐯𝐢𝐬𝐢𝐭𝐨𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐜𝐨𝐬𝐭 𝐢𝐤𝐥𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐚𝐦𝐚.

14. Tidak memikirkan kondisi atau status calon pembeli. Ini terkait dengan tips nomer 10. Kebanyakan imers skrg lsg hard selling. Alurnya iklan > LP > WA > Closing. Sudah…

Padahal orang yg berniat LANGSUNG beli produk kita saat itu juga cuma 3% (atau bahkan bisa jadi lebih kecil) (Data dari Buku The Ultimate Sales Machine, Chet Holmes).

Visitor yang ingin beli namun masih ragu ragu ada 60%… uang besarnya ada di porsi yang 60% ini (bukan yang 3%)…

Pikirkan kondisi atau status orang yg 60% ini dan yakinkan supaya mereka mau beli…

Ada banyak metode funnel terkait status atau kondisi visitor >>> Tofu, mofu, bofu; AIDA, Inbound-nya Hubspot, dll.

15. Button Call To Action tidak kontras warnanya. Saya sering melihat ini di banyak LP. Buatlah tombol CTA yang warnanya kontras. Tombol CTA yang kontras, akan membuat konversi semakin tinggi.

16. Form pengisian yang terlalu banyak. Orang jadi males isi kalau form yang harus di isi ada banyak.

Kecuali mereka yang butuh kita, bisa kita filter orang orang terbaik dengan form yang panjang (misal ketika pasang lowongan kerja).

17. Tidak testing dan double check LP sebelum di iklankan. Kadang ada code yang belum dipasang, gambar yg salah, typo, dll.

𝐒𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐝𝐨𝐮𝐛𝐥𝐞 𝐜𝐡𝐞𝐜𝐤 𝐋𝐏 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐝𝐢 𝐢𝐤𝐥𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐧. 𝐓𝐡𝐢𝐬 𝐰𝐢𝐥𝐥 𝐬𝐚𝐯𝐞 𝐲𝐨𝐮 𝐦𝐨𝐧𝐞𝐲.

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

Grup Facebook

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle How To: Digital Marketing Di Masa Covid-19

#MiniArticle How To: Digital Marketing Di Masa Covid-19

#MiniArticle: How To: Digital Marketing Di Masa Covid-19

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

How To: Digital Marketing Di Masa Covid-19

Digital Marketing Covid
Source

 

1. Fokus pada SEO.

Seperti yang kita tahu, hasil SEO biasanya akan didapatkan 3 bulan sampai 6 bulan di masa depan. Maka mulailah SEO dari sekarang, dan panen nanti ketika covid sudah mulai mereda.

SEO relatif low budget dan merupakan pondasi digital marketing yang penting untuk banyak bisnis.

2. Lean Marketing

Karena omset menurun dan budget marketing berkurang, maka sebaiknya kita fokuskan budget marketing kita pada channel atau jurus marketing yang terbukti menghasilkan. 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐤𝐧𝐢𝐤 𝐦𝐚𝐫𝐤𝐞𝐭𝐢𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐣𝐞𝐥𝐚𝐬 𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐧𝐲𝐚…

Ini adalah jurus marketing 101 ketika bisnis sedang mengalami krisis, ketika perusahaan omsetnya sedang menurun. Cut costs and increase ROI.

3. Go Big

Berbeda dengan saran nomer dua, kita juga bisa melakukan jurus yang berbeda dengan semua orang. Ketika semua orang mengerem budget marketing, kita bisa malah meningkatkan budget marketing kita.

Tentu ini harus dipikirkan baik baik. Karena ini jurus yang sangat beresiko. Big risk, big rewards.

Belajar dari krisis 2008 >> Seperti yang ditulis oleh John Quelch di Financial Times pada tahun 2008:

“Telah didokumentasikan dengan baik bahwa brand yang meningkatkan budget iklan selama resesi, ketika para pesaing malah mengurangi, maka brand tersebut dapat meningkatkan pangsa pasar dan ROI dengan biaya lebih rendah dibandingkan selama masa ekonomi yang baik.”

4. The New Normal. Pivot and Add Value

Bagi beberapa bisnis, new normal malah menjadi momentum kesempatan. Kira-kira apa yang bisa anda buat/ubah/sesuaikan dengan kondisi new normal ini.

Contohnya beberapa bisnis sudah mengubah layanan mereka > Pizza Hut berjualan dijalan-jalan. Restoran yang membuka take away. Pembelajaran dan pertemuan berubah ke zoom. dll… selalu ada kesempatan baru.

Namun jangan hanya pindah ke online/channel baru saja, tanpa ada nilai tambah berarti.

𝐁𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐬𝐞𝐧𝐭𝐢𝐟 𝐚𝐠𝐚𝐫 𝐩𝐞𝐥𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐢𝐧𝐝𝐚𝐡 𝐤𝐞 𝐜𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐚𝐫𝐮.

Contohnya ketika pizza hut pindah ke jalan, mereka memotong harga (4 pcs pizza dgn harga 100rb). Value apa yang bisa anda berikan sehingga mereka mau pindah ke channel baru?

5. Siap siap akuisisi talent yang ada di pasar.

Saya teringat sebuah kisah di buku Jim Collins “Good To Great” dimana perusahaan Hewlett-Packard mengakuisisi banyak talent bagus ketika masa krisis setelah perang dunia ke-2.

Padahal mereka belum tahu mau ditempatkan kemana. 𝐇𝐏 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐤𝐮𝐭𝐢 𝐩𝐫𝐢𝐧𝐬𝐢𝐩 “𝐅𝐢𝐫𝐬𝐭 𝐖𝐡𝐨, 𝐓𝐡𝐞𝐧 𝐖𝐡𝐚𝐭”

Walaupun tips ini bukan ranah digital marketing, ku pikir ini tips ini penting untuk di ingat kembali.

Akan ada banyak talent talent bagus yang tergerus oleh krisis ini. Jika masih ada budget tuk ekspansi, mungkin ini saat yang tepat tuk mulai hiring lagi.

###

Sebagai penutup artikel ini saya ingin mengingatkan diri pribadi bahwa:

a. Krisis ini, seperti krisis krisis sebelumnya, akan berlalu. Kebanyakan bisnis tidak hanya akan melewati krisis ini, namun tumbuh menjadi lebih kuat.

Dan juga seperti krisis krisis sebelumnya, setelah masa krisis ini akan diikuti dengan masa makmur yang berkepanjangan. So get ready… habis gelap terbitlah terang.

b. Dalam masa krisis seperti ini pun bisnis tetap berjalan. Orang masih butuh produk dan jasa. Spend belanja online malah melesat. Shopee, Tokopedia, Lazada, dll masih menjalankan promo promo akhir tahun. Sepeda brompton harga puluhan juta masih laku. Bisnis tanaman hias booming.

Dan kecemasan tidak akan hilang kecuali dengan kita bergerak. Cemas berlebihan tidak menyelesaikan apa-apa…

c. Kita sebagai entrepreneur mempunyai tanggung jawab besar dalam menjalankan roda perekonomian. Terlebih sektor UKM. Kita yang memastikan arus uang berputar. Kita memiliki andil yang paling besar. Melalui produk dan jasa yang kita jual, gaji staff yang kita bayarkan, spend harian kita sendiri.

Selain dokter dan tenaga medis, (dengan tidak mengecilkan andil profesi lain) pebisnis menurut saya yang paling bisa membawa Indonesia paling cepat keluar dari krisis ekonomi. CMIIW…

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle FAQ SKAG: Frequently Asked Question SKAG

#MiniArticle FAQ SKAG: Frequently Asked Question SKAG

#MiniArticle: Frequently Asked Question SKAG

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

FAQ SKAG: Frequently Asked Question SKAG

FAQ SKAG
Source

Kita lanjut pembahasan Single Keyword Ad Group skuy…

1. Berarti akan ada banyak ad groups dong?

betul sekali… bahkan sampai ratusan ad groups. karena setiap keyword dibuat menjadi satu ad group.

ketika kita ingin mendapatkan banyak konversi dan mentarget banyak keywords, maka harus membuat banyak ad groups.

 

2. Berarti akan ada banyak LP juga?

betul sekali. LP juga harus kita buat sesuai dengan keywords yg kita sasar. karena kita ingin quality score benar-benar tinggi…

sayang sekali misal kita sudah buat puluhan bahkan ratusan ad group, namun LPnya hanya satu saja… hasilnya pasti sebagian besar QS rendah.

Jadi gak cuma ad group saja yang banyak, LP juga banyak.

 

3. Keyword match yang digunakan untuk SKAG?

ada tiga keyword match =

– Broad Modifier -> +keyworda +keywordb misal: +jasa +digital +marketing

– Phrase Match -> “keyworda keywordb” misal: “jasa digital marketing”

– Exact Match -> [keyworda keywordb] misal: [jasa digital marketing]

bisa di riset maksud 3 keyword match ini lebih lanjut yaaa… terlalu panjang bila dibahas disini…

4. Kok ribet yaaaa?

Betul. cuman worth it… CTR bagus, QS bagus, CPC rendah, conversion tinggi… Omset melejit!

Mauuu???

5. Gimana cara membuat SKAG yang cepat Pak?

sebetulnya nggak cepat banget. cuma lumayan dibandingkan cara sebelumnya… ada beberapa tips:

a. Diawal jangan langsung menggunakan SKAG.

test semua keywords dulu. cara testnya bikin ad group yang sesuai G Ads (satu ad group berisi keyword keyword yg super mirip)

nanti keyword yg ada conversionnya baru kemudian dibuat SKAG.

jadi gak langsung bikin SKAG dari awal. kita fokus membuat SKAG tuk keyword yang menghasilkan conversion saja. jadi lebih ringkas.

teknik ini adalah dasar metode keyword tapering juga… next kapan kapan kita bahas keyword tapering.

b. Satu LP tuk beberapa keyword yang mirip.

supaya menghemat waktu, buat satu LP untuk beberapa keywords yang mirip.

patokannya adalah = jika keywords dan niat dibalik keywords tersebut sama, maka gabungkan menjadi satu ad group dan satu LP.

hemat pembuatan iklan, extension dan LP… QS gak akan terlalu turun banyak. karena keyword dan niat dibalik keyword relatif mirip.

maksudnya niat adalah, sama sama buying keyword.

c. Gunakan software Google Ad Editor (GAE) dan Excel

untuk mempercepat edit dan pembuatan SKAG, sebaiknya menggunakan Excel dan GAE.

Kita buat ad group dan settingan lainnya di excel dulu, kemudian import ke GAE…

ini akan mempercepat pembuatan ad group, daripada membuat manual satu demi satu di browser..

Di GAE juga cepat misal ingin edit edit…

###

> Masih tetep ribet caranya Pak… 😂

Kalau gitu, serahkan sama ahlinya saja…

Anda fokus membesarkan bisnis saja.

Biarkan kami yang urus semuanya dan mendatangkan calon buyer berkualitas!

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >>lejitkanomset

###

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle Metode SKAG: Manfaat Metode SKAG Dalam Google Ads Search

#MiniArticle Metode SKAG: Manfaat Metode SKAG Dalam Google Ads Search

#MiniArticle: Manfaat Metode SKAG Dalam Google Ads Search

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

Metode SKAG: Manfaat Metode SKAG Dalam Google Ads Search

SKAG
Source

 

Apa sih SKAG itu? SKAG adalah Single Keyword Ad Group.

intinya kita membuat ad group yang super presisi pada satu keyword yang kita yakini dapat menghasilkan conversion.

kenapa cuma satu keyword saja? karena dengan menggunakan satu keyword saja dalam ad group akan membuat >>

a. CTR meningkat, QS meningkat, dan score akun juga meningkat, karena iklan kita betul betul sesuai dengan keyword pencarian. kita menampilkan iklan yang sangat relevan dengan keyword pencarian…

b. maka rank iklan kita akan naik, cost per click akan turun, cost per conversion juga akan turun. jika biaya iklan menurun maka sales akan meningkat! omset akan melejit!

c. simple karena cuma satu keyword. kita jadi lebih menguasai apa yang di inginkan oleh visitor. kita bisa membuat iklan dan LP yang sesuai dengan yang di inginkan visitor. simple untuk scale up. simple untuk menggunakan jurus jurus marketing lain. simple untuk mengclosingkannya. karena kita sudah tahu maksud dari visitor datang ke website kita. 𝐬𝐢𝐦𝐩𝐥𝐞 𝐢𝐬 𝐬𝐭𝐫𝐞𝐧𝐠𝐭𝐡!

simple juga, karena status ini isinya cuma 3 point saja… wkwkwkwk

intinya SKAG works… stay tune untuk pembahasan SKAG lainnya… beberapa hari kedepan saya akan coba bahas tentang SKAG… bagaimana membuat SKAG, tips trik SKAG, dll

###

tentunya dalam jurus membuat campaign gak cuma SKAG saja… ada banyak jurus untuk banyak kasus…

ada teknik shotgun, keyword tapering, keyword standar, dll…

Saya sendiri lebih suka Google Ads karena lebih predictable ketimbang FB Ads…

stay tune terusss.. tinggalkan jejak tuk dapet update bila saya posting status baru…

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

###
#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

 

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET

#MiniArticle 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

#MiniArticle 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

#MiniArticle: 17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

rsz_alfan-1024x1024

Last Update: December 04, 2020

Written by : Alfan

17 Kesalahan Dalam Membuat Landing Page (LP)

 

kesalahan dalam landingpage
Source

 

1. LP loadingnya lama… LP lemot membuat campaign boncos!

2. Hanya membuat satu LP tuk semua visitor. Gak testing beberapa LP dengan angle berbeda. Buat “Ad Grid” untuk mentarget buyer.

Kapan kapan akan bahas tentang Ad Grid… InsyaAllah

3. Design LP gak berkonsep. Pemilihan warna layout, font, white space dalam LP, dll. Sehingga LP kurang enak dilihat…

Jika LP terkesan amatir, orang susah percaya tuk beli.

4. Seringnya LP dibuat dengan alur dan runtutannya kurang pas… Hal ini tidak ada aturan baku, cuma kita harus bisa melihat dari sudut pandang visitor. Bagaimana urutan terbaik dalam menyajikan penawaran ini, sehingga mereka tertarik dengan penawaran kita.

5. Gak di optimasi untuk mobile. 90% orang skrg browsing menggunakan HP. Buat LP yang enak dibaca di mobile

6. Info disajikan gak to the point. Orang skrg ketika melihat LP, hanya di scan saja… dilihat sekilas saja.. gak dibaca kata per kata… 𝐤𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫 𝐤𝐚𝐥𝐢 𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐋𝐏 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐩𝐞𝐫 𝐤𝐚𝐭𝐚?

Anda mungkin membaca artikel ini juga dengan scanning saja 🤣

7. Tidak membahas keraguan pembeli. Calon pembeli pasti memiliki keraguan. Bahas keraguan tsb dan kasih solusinya (garansi, free trial, retur, dll)

8. Tidak menggunakan scarcity (keterbatasan). Buat keterbatasan sehingga visitor take action saat ini juga. (penawaran member terbatas, stock terbatas, diskon terbatas, waktu terbatas, dll)

9. Tidak memberikan value yang jauh lebih mahal dari harga yang dijual. Jika jualan kita harganya biasa saja, atau sebanding atau mirip dengan kompetitor, maka akan sedikit orang yg beli. Tidak ada istimewanya… 𝐁 𝐚𝐣𝐚.

Jika kita berikan bonus bonus exclusive yg terkesan mahal dan mevvah dan banyak, seringkali orang beli ke kita karena bonus bonus tersebut.

Bahkan otak kita membenarkan pembelian tersebut, karena harganya “murah banget”

Cari bonus bonus yang harga produksinya murah, namun terlihat premium dan mahal (seperti ebook, webinar, plugin, video courses, kupon, exclusive group, dll)

10. Funnelnya terlalu singkat. 𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐠 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐭𝐮𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐭𝐚𝐫𝐢𝐤 𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧 𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐛𝐞𝐥𝐢 𝐬𝐚𝐚𝐭 𝐢𝐧𝐢. Orang yg tertarik INGIN beli produk kita ada banyak, namun bukan saat ini (misal karena belum punya uang, belum percaya, belum butuh banget, dll)

Tangkap orang orang tersebut dan olah dalam kolam tertentu. Entah dalam FB group, telegram, WA, email list, dll. Penting banget!

Kolam ini manfaatnya banyak:

a. sarana branding bisnis kita
b. tidak tergantung pada paid ads terus. bisa closing dari kolam yang kita rawat
c. bisa tahu kebutuhan pasar seperti apa via ngobrol dengan followers/subscribers kita.
dst

11. Tidak ada pembeda dengan kompetitor. Lakukan analisis SWOT. Siapa kompetitor kita, dan apa yang bisa kita lakukan secara berbeda. Sekali lagi, yang biasa biasa saja, susah laku di pasaran.

12. Tidak membangun trust sehingga visitor mau beli kepada kita. Bisa via testimoni, portofolio, brand yang kita gunakan, endorse artis atau lembaga, sertifikasi, foto kantor, foto tim, dll.

13. Tidak ada up sell. Kita bisa jual murah di penawaran utama, namun kita ambil labanya di up sell-nya.

𝐁𝐮𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡 𝐮𝐩 𝐬𝐞𝐥𝐥, 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐦𝐛𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐥𝐚𝐛𝐚 𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐛𝐞𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐯𝐢𝐬𝐢𝐭𝐨𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐜𝐨𝐬𝐭 𝐢𝐤𝐥𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐚𝐦𝐚.

14. Tidak memikirkan kondisi atau status calon pembeli. Ini terkait dengan tips nomer 10. Kebanyakan imers skrg lsg hard selling. Alurnya iklan > LP > WA > Closing. Sudah…

Padahal orang yg berniat LANGSUNG beli produk kita saat itu juga cuma 3% (atau bahkan bisa jadi lebih kecil) (Data dari Buku The Ultimate Sales Machine, Chet Holmes).

Visitor yang ingin beli namun masih ragu ragu ada 60%… uang besarnya ada di porsi yang 60% ini (bukan yang 3%)…

Pikirkan kondisi atau status orang yg 60% ini dan yakinkan supaya mereka mau beli…

Ada banyak metode funnel terkait status atau kondisi visitor >>> Tofu, mofu, bofu; AIDA, Inbound-nya Hubspot, dll.

15. Button Call To Action tidak kontras warnanya. Saya sering melihat ini di banyak LP. Buatlah tombol CTA yang warnanya kontras. Tombol CTA yang kontras, akan membuat konversi semakin tinggi.

16. Form pengisian yang terlalu banyak. Orang jadi males isi kalau form yang harus di isi ada banyak.

Kecuali mereka yang butuh kita, bisa kita filter orang orang terbaik dengan form yang panjang (misal ketika pasang lowongan kerja).

17. Tidak testing dan double check LP sebelum di iklankan. Kadang ada code yang belum dipasang, gambar yg salah, typo, dll.

𝐒𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐝𝐨𝐮𝐛𝐥𝐞 𝐜𝐡𝐞𝐜𝐤 𝐋𝐏 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐝𝐢 𝐢𝐤𝐥𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐧. 𝐓𝐡𝐢𝐬 𝐰𝐢𝐥𝐥 𝐬𝐚𝐯𝐞 𝐲𝐨𝐮 𝐦𝐨𝐧𝐞𝐲.

###

mau campaign google ads kamu di manage oleh ahlinya?

skuyyy kesini >> lejitkanomset

###

Atau Join FB Group Google Ads Tribe tuk belajar lebih dalam tentang Google Ads dan CRO (conversion rate optimization)

Grup Facebook

#withlove #majuteruspantangmundur #ahaddigital

Categories

ALSO ON LEJITKANOMSET