Posisi Call to Action (CTA) Menentukan Profit Anda!

Posisi Call to Action (CTA) Menentukan Profit Anda!

Posisi Call to Action (CTA) Menentukan Profit Anda!

Alin

Last Update: November 13, 2020

Written by : Alin

Posisi Call to Action (CTA) Menentukan Profit Anda!

Melanjutkan artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas letak/posisi Call to Action (CTA) yang baik di sebuah Web atau Landing Page.

Anda tidak dapat meningkatkan konversi dengan CTA jika tidak ada yang bisa melihatnya!

CTA harus menonjol, diletakkan pada posisi yang strategis dan mudah ditemukan.

Mari kita lihat posisi yang tepat untuk meletakkan CTA di Web Anda.

 

  • Bagian Atas Halaman

posisi cta
Source

 

Dalam desain web, bagian atas halaman digunakan untuk mendeskripsikan Web atau Landing Page tanpa harus scroll desktop, tablet, dan mobile.

Jadi, di mana posisi terbaik untuk CTA bagian atas? 

Menurut Diagram Gutenberg, pembaca memindai halaman dalam pola Z karena begitulah cara membaca dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah. 

Akibatnya, posisi terbaik untuk CTA adalah akhir dari pola Z. 

Pada contoh diatas, Hotjar, menjelaskan solusi yang ditawarkan produknya di awal. 

Tanpa harus scroll kebawah pun pembaca sudah mengetahui manfaat yang akan didapatkan.

Diberikan pilihan button CTA, yaitu “Sign up with Google” dan “Sign up with Email” sehingga pembaca memiliki pilihan yang sesuai kemauannya. 

Tetapi jelas “Sign up with Google” lebih ditonjolkan dengan pemberian warna dan icon di button.

Keraguan pembaca disebutkan dan diberikan solusinya bahwa tidak perlu kartu kredit, dengan begitu pembaca bisa klik CTA tanpa keraguan.

Langkah – Langkah:

  • Posisikan CTA utama di bawah tajuk – di kiri, kanan, atau tengah halaman.
  • Gunakan ajakan bertindak sekunder seperti “Pelajari Lebih Lanjut” atau “Lihat Menu” untuk pengguna yang belum siap membeli.
  • Sertakan pernyataan manfaat atau pernyataan urgensi dibawah CTA utama di bagian hero.
  • Jika perlu, gunakan petunjuk arah yang mengarah ke ajakan bertindak.
  • Gunakan pengujian A / B dan heat map seperti Crazy Egg atau Hotjar untuk memahami bagaimana pengunjung navigasi situs web Anda dan menggunakan data tersebut untuk membuat CTA dengan konversi yang lebih tinggi.

 

  • Bagian Tengah Halaman

posisi cta
Source

 

Dalam marketing, AIDA merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action. 

Ini menjelaskan langkah-langkah yang dilalui pengguna – dari menjadi sadar akan produk atau layanan hingga menjadi pelanggan. 

Saat pengguna mengikuti alur kisah pemasaran situs web, mereka perlu dipanggil untuk bertindak dengan CTA utama, tetapi juga CTA sekunder yang menjawab keraguan, memberikan informasi tambahan, atau memindahkan pengguna ke daftar email jika mereka belum siap untuk membeli.

Jira, software project management, menggunakan beberapa CTA sekunder. 

Ada empat CTA di bagian ini, dan berfungsi dengan baik karena membedakan setiap grup CTA. “Learn more about…” diikuti dengan judul bagian yang akan dipelajari. 

Kemudian bagian ini diakhiri dengan tombol “Learn more about…” yang diberi bingkai seperti tombol/button pada umumnya yang membedakan dengan tiga CTA sebelumnya, ditambah dengan screenshot pratinjau isinya sehingga pembaca lebih tertarik.

Langkah – Langkah:

  • Pertimbangkan AIDA, jadi ada CTA untuk setiap fase corong pemasaran.
  • Gunakan CTA sekunder seperti Pelajari Lebih Lanjut, Tonton Video, Baca Blog dan Bergabunglah dengan Buletin, dll.
  • Untuk posting blog, gunakan CTA yang mempromosikan penawaran atau gunakan CTA yang membangun daftar email Anda.

 

  • Bawah Halaman

posisi cta
Source

 

CTA ditempatkan pada bagian bawah sebuah halaman situs.

Posisi CTA berhubungan dengan isi dari teks dan efek yang diinginkan. 

Konten di atasnya juga harus informatif dan dapat mengundang rasa ingin tahu pembacanya.

Maka CTA di bawah halaman biasanya menawarkan info atau pengetahuan lebih. 

Trello, aplikasi pembuatan daftar pekerjaan dengan gaya Kanban berbasis web yang merupakan anak perusahaan dari Atlassian sama seperti Jira. 

Menggunakan CTA di bagian bawah halaman yang mempertegas penawaran supaya pembaca segera bertindak dengan tombol CTA yang diberikan.

Di Akhir halaman disebutkan keunggulan dan keuntungan di kalimat CTA, kemudian button CTA yang terlihat menonjol berwarna hijau semakin meyakinkan dengan menyebutkan kata “Get Started-It’s Free”.

Langkah – Langkah:

  • Ulangi CTA utama yang sama yang digunakan di bagian atas untuk menyimpulkan kisah pemasaran Anda.
  • Untuk posting blog, gunakan CTA yang mempromosikan penawaran Anda.

 

  • Footer

posisi cta
Source

 

Banyak bisnis yang membuat situs sendiri sering mengabaikan footer. 

Footer merupakan kunci karena muncul di setiap halaman situs Anda. 

Gunakan dan manfaatkan itu untuk keuntungan Anda!

Manfaatkan peluang untuk memberikan kesempatan kepada pengunjung Anda yang terlibat untuk membaca/mempelajari lebih lanjut. 

Semakin tepat topik tersebut berkorelasi dengan topik blog Anda, semakin tinggi tingkat konversi yang akan Anda dapatkan.

CTA footer dibaca oleh pengunjung yang benar-benar terlibat. 

Jika pengunjung Anda telah menyelesaikan membaca artikel atau melihat web Anda dan mereka masih membaca lebih jauh, maka membuat CTA di footer menjadi lokasi yang sempurna untuk menghasilkan prospek.

Aplikasi HappyFresh, memahami bahwa CTA dimulai dengan kata kerja tindakan. 

Mereka tidak hanya memiliki tombol CTA untuk unduh aplikasi, tetapi mereka juga memiliki CTA berbasis teks untuk melakukan hal berikut:

  • Tentang
  • Bisnis
  • Bantuan
  • Ganti Bahasa
  • Ikuti kami

Langkah – Langkah:

  • Gunakan CTA utama atau sekunder.
  • Sertakan formulir pendaftaran buletin/newsletter karena muncul di setiap halaman situs web Anda. Jika memungkinkan, gunakan CTA yang menawarkan sesuatu yang berharga untuk mendaftar seperti “Mendaftar untuk Penawaran.”

 

  • Banner CTA Menempel di Atas Halaman

posisi cta
Source

 

Penempatan CTA dapat meningkatkan konversi, bukan secara ajaib, tetapi karena di sinilah orang mulai memindai halaman. 

Saat pengguna tiba di situs Anda, bola mata mereka mulai bergerak mencoba mencari apakah halaman ini memiliki informasi yang mereka cari. 

Jika Anda dapat memberi mereka tindakan Beli Sekarang, Lihat Katalog, Gabung Sekarang, dll. 

Kemungkinan besar mereka akan mengambil langkah itu daripada jika mereka tidak tahu apa yang seharusnya mereka lakukan sekarang setelah mereka memiliki situs. 

Header yang persisten adalah salah satu CTA favorit saya. Ini adalah banner sederhana yang muncul di bagian atas halaman. 

Call to action tersebut memang tidak begitu mencolok. 

Karena bisa saja beberapa orang melewatkan call to action yang diletakkan di bagian atas. 

Namun, banner ini tidak hilang walaupun halaman sudah di-scroll sampai bawah.

Yang pertama memberi tahu pengguna apa yang akan mereka lakukan selanjutnya, dan mereka mungkin menginginkan penawaran. 

Jadi, jangan sembunyikan solusi untuk masalah mereka.

Apa yang Anda ingin pengunjung Anda lakukan? Beri tahu mereka dengan jelas dan beri tahu mereka lebih awal dengan CTA header.

Adobe XD, software yang populer dikalangan designer, menempatkan tombol CTA “Buy Now” berwarna biru di atas halaman bersamaan dengan header menu.

 

  • CTA pada Sidebar

posisi cta
Source

 

Anda bisa memposisikan call to action di sidebar.

Sidebar adalah kolom di sisi kiri atau kanan konten utama pada sebuah halaman website. 

Biasanya ruang ini diisi dengan berbagai widget seperti search bar, daftar post yang direkomendasikan, dan link ke akun media sosial.

Di samping itu, sidebar juga merupakan salah satu tempat strategis bagi CTA. Tidak tanpa alasan, tentunya. 

Di bidang yang kecil ini, Anda tetap dapat meletakkan banner call to action yang menarik perhatian. 

Posisikan di paling atas dari sidebar dan memiliki proses konversi yang singkat. Form email berlangganan adalah contoh yang paling sederhana. Kelebihannya adalah terlihat jelas dan tidak mengurangi kenyamanan pembaca.

Seperti Dewaweb, meletakan CTA di sebelah kanan untuk tujuan para pembaca bisa tetap update dengan postingannya dengan cara menuliskan nama dan email untuk berlangganan.

 

 

  • CTA Pop Up

posisi cta
Source

 

Cara menampilkan call to action yang tidak kalah efektif adalah dengan pop up.

Orang yang melihat banner CTA tersebut bisa saja menolak tawaran yang tertera di dalamnya. Akan tetapi, call to action yang tiba-tiba muncul ini pasti menyita perhatian pengunjung. 

Saya tahu bahwa popup adalah salah satu kata yang membuat beberapa orang merinding, tetapi itu bisa menjadi cara yang efektif untuk mempromosikan produk atau layanan blog Anda.

Jenis pop up ini seringkali memberikan tingkat konversi yang lebih tinggi, dibandingkan dengan tombol atau formulir di sidebar, karena memungkinkan pengunjung untuk dengan mudah fokus pada satu hal.

Pop up (CTA) dapat digunakan untuk:

  • Mengumumkan produk atau layanan baru
  • Mengiklankan penjualan
  • Mendapatkan lebih banyak pelanggan
  • Mempromosikan acara
  • Mempublikasikan berita perusahaan
  • Dan lain sebagainya

Sebagai contoh J.CO memunculkan CTA pop up di web yang bertujuan supaya pengunjung bisa memilih lokasi mereka untuk tujuan pengiriman.

Pengunjung dapat dengan mudah menentukan lokasi terdekat mereka dengan toko.

 

 

  • CTA Slide Up

posisi cta
Source

 

Jenis banner ini mirip popup, namun biasanya berukuran lebih kecil dan muncul pada salah satu pojok halaman.

Slide Up CTA dapat menangkap prospek, mendapatkan visibilitas, dan mendapatkan lebih banyak konversi. 

CTA secara otomatis memasuki layar pada titik tertentu saat pengguna men-scroll web. 

Dapat muncul di setengah halaman, di akhir artikel, atau di bagian paling bawah halaman.

Call to action yang diletakkan pada posisi ini bisa menyita perhatian pengunjung. 

Slide Up CTA adalah cara terbaik untuk menawarkan informasi tambahan kepada pembaca dan tidak akan mengganggu pembaca yang sedang memperhatikan konten website Anda.

Niagahoster menempatkan CTA di pojok kanan bawah, lokasinya tidak terlalu mengganggu pengunjung yang hendak membaca blognya, kotak berwarna biru dan tombol CTA yang berwarna kuning cukup menonjol sehingga membuat penasaran untuk dilirik.

Teknik AIDA pun dipakai dengan baik, pesan dan penawaran dikemas di dalam CTA.

Kesimpulan

Anda baru saja mempelajari dimana menempatkan CTA di situs web Anda. 

Pikirkan tentang di mana seharusnya posisi CTA ketika Anda mengunjungi situs web. 

Apa yang Anda harapkan di bagian atas dan bawah halaman? 

Mulai posisikan tombol CTA secara strategis dan gunakan pengujian A / B dan heat map untuk menganalisis data pengguna dan menyesuaikannya.

Jadi, sebagai pengujian terakhir, bereksperimen dan sesuaikan posisi CTA untuk melihat apakah hal itu berpengaruh pada audiens Anda.

Web yang sukses memiliki banyak CTA. Mereka muncul di awal, tengah, dan akhir konten. 

Inti dari web yaitu untuk melibatkan pengguna dengan merek, produk, atau layanan Anda.

Untuk melakukan itu, Anda memerlukan ajakan bertindak.

Jika tidak, Anda akan kehilangan sumber pendapatan dan konversi yang besar.

Tak ada waktu untuk mengelola situs web Anda tetapi tetap ingin meningkatkan profit? 

Ubah lebih banyak pengunjung menjadi prospek disini.

ALSO ON LEJITKANOMSET